Jakarta, hantaran.Co–Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa 1 dari 10 orang di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, hingga bipolar.
Bahkan, sekitar 30 persen dari 280 juta penduduk Indonesia diperkirakan memiliki masalah kesehatan mental. Menurut Menkes, tingginya angka depresi justru banyak ditemukan pada kelompok terpelajar, menandakan bahwal dapat dialami siapa saja.
Baca Juga : Rendy Oscario Segera Merapat ke Semen Padang FC, Bagaimana Nasib Arthur ?
Kesehatan mental kini menjadi isu penting, terutama di kalangan usia muda, seiring cepatnya perubahan sosial dan tekanan hidup modern. Meski tidak selalu menyebabkan kematian secara langsung, penyakit ini dapat menimbulkan penderitaan berkepanjangan bagi penderita dan lingkungannya.
WHO menegaskan bahwa seseorang dikatakan sehat mental apabila berada dalam kondisi sehat fisik, mental, dan sosial, mampu mengelola stres, bekerja produktif, serta berkontribusi bagi masyarakat.
Jenis Gangguan Kesehatan Mental yang Umum Terjadi
1. Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)
Ditandai dengan rasa cemas berlebihan dan sulit dikendalikan, sering berlangsung hampir setiap hari selama berminggu-minggu.
Gejala umum:
- Gelisah, tegang, sulit tenang
- Sulit tidur dan mudah lelah
- Sulit konsentrasi
- Ketegangan otot, sakit kepala, gangguan pencernaan
- Sesak napas dan ketakutan tidak rasional
2. Depresi
Ditandai dengan kesedihan berkepanjangan dan kehilangan minat hidup, berlangsung minimal dua minggu.
Gejala utama:
- Suasana hati murung
- Hilangnya minat dan kegembiraan
- Energi menurun
Gejala tambahan:
- Gangguan tidur dan nafsu makan
- Sulit mengambil keputusan
- Perasaan tidak berguna dan bersalah
- Pikiran menyakiti diri atau bunuh diri
3. Gangguan Psikosis
Gangguan serius yang memengaruhi kemampuan seseorang membedakan realitas dan khayalan.
Ciri-ciri umum:
- Halusinasi (mendengar suara, melihat sesuatu yang tidak nyata)
- Curiga berlebihan
- Bicara kacau atau tertawa sendiri
- Menarik diri dari lingkungan
- Tidak merawat diri
Contoh gangguan psikosis adalah skizofrenia, yang bersifat kronis dan membutuhkan penanganan jangka panjang.
Ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem antara fase mania dan depresi.
- Fase mania: sangat bersemangat, impulsif, mudah tersinggung, pengambilan keputusan berisiko
- Fase depresi: sedih mendalam, hampa, kehilangan minat hidup, putus asa
Kesimpulan
Gangguan kesehatan mental bukan tanda kelemahan, melainkan kondisi medis yang perlu ditangani secara serius, setara dengan penyakit fisik. Edukasi, dukungan sosial, dan akses layanan kesehatan mental menjadi kunci untuk menekan dampak jangka panjangnya.





