Disisi lain, tujuan mempertemukan Kingston dan Ibilik ada satu peluang untuk penempatan magang siswa SMK Pariwisata di Sumbar.
“Kita kekurangan industri untuk vertikal student khususnya perhotelan dan kuliner. Oleh karena itu dengan target 20.000 kamar yang ditawarkan Ibilik menjadi pendukung agar hubungan ini semakin erat. Bila orang datang ke Malaysia ingatnya Kingston dan Ibilik, karena ada siswa kita disitu yang siap memperkenalkan taste of Padang,” ucapnya.
Sementara itu, Director ibilik.com dan Ambasador Kingston Hotel, Dino Loh mengatakan Ibilik menjadi situs web terbesar dan No.1 di Malaysia untuk pemesanan kamar, homestay, dan persewaan jangka pendek.
Business matching ini dapat mempererat kolaborasi antara travel agen dan sekolah di Sumbar.
Dino Loh juga memaparkan perkembangan dan target Ibilik dan Kingston Hotel kedepannya.
“DI Padang ada 250 agen yang membawa banyak wisatawan ke Malaysia. Kami ada banyak Kingston Hotel di Malaysia. Dari Penang, KL, Melaka, Johor Baru. Sekarang 130 hotel di Malaysia. Tahun ini akan menargetkan sekitar 200 hotel di Malaysia. Dari pencapain lebih kurang 15.000 bilik, ditargetkan tahun ini mencapai 20.000 bilik,” ujarnya.
Disisi lain ada 1.400 pekerja saat ini. Kalau target 20.000 bilik tercapai tentunya akan butuh tambahan tenaga kerja. Hal ini membuka peluang besar bagi pelajar untuk magang di Kingston Hotel.
“Padang ke Malaysia hanya 1 jam saja. Kita banyak kesamaan bahasa, makanan. Kita harap banyak kolaborasi pelajar Indonesia kerja di Kingston,” jelasnya.
Selama 13 tahun hingga sekarang, ibilik telah memanage 800 properti, 700 residensial properties, 130 hotels, 3 resort, 15.000 rooms dengan revenue mencapai RM200 million.





