Agam, hantaran.Co–Pondok Pesantren (Ponpes) Rumah Putih Sitanang resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai 12 hingga 23 Januari 2026, dengan berbagai tahapan seleksi yang menekankan keseimbangan akademik, keagamaan dan pembinaan karakter santri.
Pimpinan Ponpes Rumah Putih Sitanang, Surya Putra, menyampaikan bahwa PPDB tahun ini kembali dirancang untuk menjaring calon santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang baik serta dukungan penuh dari orang tua.
“Alhamdulillah, Ponpes Rumah Putih Sitanang kembali membuka penerimaan santri baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Kami mengajak para orang tua yang menginginkan pendidikan berbasis Al-Qur’an, akhlak dan kemandirian untuk bergabung bersama kami,” ujar Surya Putra, Senin (12/1/2026).
Baca Juga : Pariaman Dorong Kebangkitan Pasar Tradisional Pascabencana
Ia menjelaskan, setelah proses pendaftaran ditutup, calon santri akan mengikuti tes seleksi pada 25 Januari 2026. Adapun tahapan seleksi meliputi tes akademik, tes baca Al-Qur’an, serta wawancara orang tua.
“Tes akademik untuk melihat kemampuan dasar peserta, tes baca Al-Qur’an untuk mengetahui sejauh mana kemampuan keagamaannya, dan wawancara orang tua sangat penting bagi kami untuk menyamakan visi pendidikan antara pondok dan keluarga,” jelasnya.
Menurut Surya Putra, keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di pesantren. Pondok Pesantren Rumah Putih tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas dan asrama, tetapi juga membangun sinergi yang kuat dengan keluarga santri.
“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan di pondok sejalan dengan pola asuh di rumah. Karena itu, wawancara orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seleksi,” tambahnya.
Ponpes Rumah Putih Sitanang Dikenal dengan Pendidikan Terpadu
Pondok Pesantren Rumah Putih yang berada di bawah Yayasan Rumah Putih Hamilul Qurab Al-Sitanangi dikenal dengan program pendidikan terpadu yang memadukan pendidikan formal, tahfiz Al-Qur’an serta pembinaan karakter dan kemandirian santri.
Lingkungan pesantren yang religius dan kondusif diharapkan mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Harapan kami, santri yang masuk nanti benar-benar siap ditempa, bukan hanya menjadi pintar, tetapi juga menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat,” tutup Surya Putra.
Sementara itu, Antusiasme orang tua terlihat sejak hari pertama pendaftaran dibuka. Salah satunya datang dari Yuirja, warga Sitalang, yang mendaftarkan anaknya ke Pondok Pesantren Rumah Putih atas permintaan sang anak sendiri.
“Saya mendaftarkan anak ke pesantren ini atas keinginan anak saya sendiri. Dia memang ingin masuk pesantren, di mana pun,” ungkap Yuirja.
Menurutnya, keputusan memilih Pondok Pesantren Rumah Putih juga mempertimbangkan jarak dan kemudahan akses.
“Karena Pondok Pesantren Rumah Putih ini yang terdekat dari tempat tinggal kami, maka kami masukkan ke sini. Semoga anak kami bisa belajar agama dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih disiplin,” harapnya.





