Berita

Bayi Cantik Dibuang, Banyak Warga Berminat Mengadopsi

0
×

Bayi Cantik Dibuang, Banyak Warga Berminat Mengadopsi

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, hantaran.co – Bayi perempuan yang ditemukan dibuang di Jorong Pandam Gadang Ranggom Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, menyita perhatian masyarakat. Bayi malang tersebut bahkan sudah banyak diminati warga untuk dijadikan anak angkat.

Saat ini, bayi berparas cantik dengan hidung mancung dan dagu panjang itu tengah dirawat intensif oleh petugas kesehatan di Puskesmas Pakan Kamis.

“Alhamdulillah, kondisi bayi dalam keadaan sehat. Bayi ini sangat cantik dan sudah banyak masyarakat yang berminat untuk mengadopsinya,” ujar Kepala Puskesmas Pakan Kamis, drg. Susi Osmond, Kamis (15/1/2026).

Dijelaskan Susi, bayi tersebut tiba di Puskesmas sekitar pukul 08.10 WIB. Petugas langsung melakukan pembersihan, penimbangan, serta pengukuran panjang badan bayi. Hasil pemeriksaan menunjukkan berat badan bayi 3 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.

Baca Juga  Lapas Bukittinggi Produksi Ikan Asap, Kerja Sama dengan Perusahaan

“Secara umum kondisi kesehatannya sangat baik. Pernapasan normal, detak jantung bagus,” jelasnya.

Selain itu, bayi juga telah mendapatkan vitamin K serta imunisasi HB0 sesuai prosedur medis. Rencananya, bayi akan dirawat selama satu bulan di Puskesmas Pakan Kamis.

Apabila tidak ada orang tua kandung yang datang menjemput, maka akan dilakukan proses adopsi terbuka oleh dinas terkait.

“Open adopsi dilakukan setelah proses penyelidikan pihak kepolisian selesai. Nantinya Dinas Sosial akan menangani proses adopsi tersebut,” tambah Susi.

Diperkirakan, usia bayi saat ditemukan belum genap 24 jam. Saat ditemukan, bayi berada dalam sebuah kardus dan dilengkapi perlengkapan bayi seperti susu, kain bedong, serta pakaian bayi.

Baca Juga  Objek Wisata di Sumbar Bakal Ditutup Mulai 31 Desember Sampai 3 Januari, Ternyata Ini Alasannya

Kehadiran bayi tersebut juga menjadi hiburan tersendiri bagi petugas Puskesmas. Banyak petugas yang mengungkapkan rasa iba sekaligus memuji kecantikan bayi malang itu.

Sementara itu, Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Riko Kurniawan, mengungkapkan bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga di teras rumah kontrakannya, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

“Saksi mendengar suara tangisan bayi, lalu keluar rumah dan menemukan bayi dalam kondisi menangis,” ujar Riko.

Warga bersama wali jorong kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Tilatang Kamang. Petugas yang turun ke lokasi menemukan bayi berada di dalam kardus lengkap dengan perlengkapan bayi.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari para saksi,” tutupnya. (*)