Nasional

Pemerintah Distribusi Logistik Hingga 13,75 Ton Bantu Warga Terdampak Banjir Sumatera

0
×

Pemerintah Distribusi Logistik Hingga 13,75 Ton Bantu Warga Terdampak Banjir Sumatera

Sebarkan artikel ini

Jakarta, hantaran.Co- Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Melalui Pos Logistik (Poslog) Kualanamu, bantuan pangan dan nonpangan dengan total berat 13,75 ton telah disalurkan ke wilayah terdampak di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.

Bantuan dari Poslog Kualanamu dikirimkan ke tiga wilayah di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Lhokseumawe. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara di Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga : Rendy Oscario Resmi ke Semen Padang FC, Solusi Lini Pertahanan ?

Baca Juga  Studi Banding ke PWI Sungai Penuh, Ini Pesan Sekretaris PWI Pessel

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan sesuai kebutuhan wilayah terdampak. Pendistribusian bantuan menuju Aceh Tamiang, Aceh Singkil, dan Lhokseumawe telah dilakukan.

“Seluruh bantuan dikirim melalui jalur darat dari Poslog Kualanamu,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, diterima media ini, Jumat (18/1/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa Poslog Kualanamu menerima tambahan bantuan logistik dengan berat mencapai 20.563 kilogram. Dengan penambahan tersebut, total stok logistik yang dikelola Poslog Kualanamu hingga saat ini mencapai 264,99 ton.

“Stok logistik tersebut terdiri atas perlengkapan, sandang, peralatan, kendaraan, serta kebutuhan bahan pokok yang digunakan untuk mendukung penanganan darurat banjir di Sumatera Utara dan Aceh,” katanya.

Baca Juga  Pertama Dalam Sejarah, Kabupaten Solok Raih Adipura

Distribusi bantuan dipastikan terus berlanjut pada Sabtu, 10 Januari 2026, yang dilakukan melalui jalur darat dan udara. Pengiriman darat akan dilakukan ke wilayah Sibolga, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Langkat. Sementara itu, bantuan seberat dua ton direncanakan dikirim melalui jalur udara ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

“Personel BNPB telah melakukan pengemasan bantuan sejak Jumat sore agar proses pengiriman berjalan sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan,” tambah Abdul.