BeritaPeristiwa

Badai Mengamuk di Pelangai Gadang, Enam Rumah Warga Porak-poranda, Pihak Terkait Belum Turun ke Lokasi

0
×

Badai Mengamuk di Pelangai Gadang, Enam Rumah Warga Porak-poranda, Pihak Terkait Belum Turun ke Lokasi

Sebarkan artikel ini
Badai
Badai Mengamuk di Pelangai Gadang, Enam Rumah Warga Porak-poranda, Pihak Terkait Belum Turun ke Lokasi. ist

PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co – Badai angin kencang disertai hujan deras mengamuk di Kenagarian Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (17/1/26) sore. Akibatnya, enam unit rumah warga dilaporkan porak-poranda dan mengalami kerusakan cukup parah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan membuat warga panik. Angin kencang (badai) datang secara tiba-tiba, merobohkan atap rumah serta merusak sebagian bangunan milik warga.

Warga setempat, Eri Nofriadi, mengatakan rumah yang terdampak masing-masing milik Oba, Santi Dewi, Doni Irawan, Abai, Soni, dan Heleven Gusti Candra. Lokasi kejadian berada di Kampung Bendang dan Lubuak Sariak, wilayah yang cukup padat permukiman.

Baca Juga  Sambut HPN 2021, Puluhan Wartawan Luak Limapuluh Ziarah Kubur

BAca juga : Kadis Pendidikan Pasaman Buka Pelatihan Kurikulum IGTKI-PGRI di TK Kemala Bhayangkari 08 Pasaman

“Anginnya sangat kuat, atap rumah beterbangan. Warga hanya bisa menyelamatkan diri dan barang-barang seadanya,” ujar Eri di lokasi.

Badai Mengamuk di Pelangai Gadang

Ia menambahkan, sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap, sementara beberapa di antaranya juga rusak pada bagian dinding. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar.

Eri juga menyebutkan bahwa hingga beberapa jam pascakejadian, belum ada pihak terkait yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan maupun penanganan awal.

Baca Juga  Hari Ini Pesilat Sumbar Berebut Tiket Perempatfinal PON Bela Diri

“Sampai sekarang belum ada petugas atau pihak terkait yang datang ke lokasi. Warga masih berusaha sendiri membersihkan puing-puing rumah,” katanya.

Pasca kejadian, warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa bangunan yang berserakan. Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena kondisi rumah yang rusak cukup parah dan tidak layak huni.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan darurat, mengingat cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi terjadi hujan dan angin kencang. (h/kis)

Penulis: Okis Mardiansyah