Padang, hantaran.Co–Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Sumatera Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni–Juli mendatang.
Dukungan tersebut ditegaskan dalam kegiatan silaturahmi IODI se-Sumatera Barat yang digelar di Gedung DPRD Sumbar, Padang, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga : Sawahlunto Bentuk Satgas, Bergerak Cepat Hadapi Porprov
Ketua Umum IODI Sumbar, Agus Syahdeman, S.E., yang juga anggota DPRD Sumatera Barat, menegaskan bahwa Porprov 2026 menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali gairah olahraga daerah, khususnya dancesport, setelah vakum selama delapan tahun.
“IODI Sumatera Barat siap mendukung penuh Porprov XVI 2026. Ajang ini sangat strategis sebagai ruang kompetisi atlet sekaligus tolok ukur pembinaan olahraga di daerah,” ujar Agus Syahdeman.
IODI Siapkan Atlet Terbaik
Hal senada disampaikan Sekretaris Umum IODI Sumbar, Tomy Rhomin Dharu. Ia menilai vakumnya Porprov Sumbar dalam kurun waktu delapan tahun terakhir berdampak cukup besar terhadap keberlanjutan pembinaan atlet, minimnya jam tanding, serta terhambatnya regenerasi atlet berprestasi.
“Porprov bukan sekadar iven, tetapi bagian penting dari sistem pembinaan. Ketika Porprov vakum, atlet kehilangan target, motivasi menurun, dan pembinaan di daerah ikut terdampak. Karena itu, Porprov 2026 harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri para ketua, sekretaris, dan bendahara pengurus cabang IODI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Daerah yang hadir antara lain Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Pasaman.
Dalam pertemuan itu, pengurus cabang menyatakan komitmen untuk mempersiapkan atlet terbaik daerah masing-masing guna menyongsong Porprov XVI Sumbar 2026.
Selain sebagai ajang kompetisi, Porprov diharapkan menjadi titik kebangkitan olahraga Sumatera Barat setelah lama tidak bergulir, sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.





