Momentum ini dirasa sangat krusial mengingat masyarakat akan segera memasuki bulan suci Ramadan. Percepatan pembersihan lingkungan dan infrastruktur warga menjadi prioritas utama agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman.
Pihak KSB mengaku mendapat suntikan semangat luar biasa atas kehadiran “tamu spesial”, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, di tengah-tengah lokasi kerja bakti.
Kehadiran pucuk pimpinan legislatif tersebut dinilai bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para relawan yang sedang berjibaku di lapangan. Dukungan ini memperkuat komitmen relawan untuk menuntaskan pembersihan di kawasan Kampung Caniago.
“Perwakilan relawan juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muharlion atas waktu dan perhatian yang diberikan. Interaksi langsung antara pejabat daerah dengan relawan di titik bencana dianggap mampu memangkas jarak dan mempercepat koordinasi kebutuhan darurat di lapangan. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan kelompok siaga bencana di Padang berjalan dengan sangat harmonis,”ujarnya.
Sisa Material Banjir di Gurun Laweh Bisa Teratasi
Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan seluruh sisa-sisa material banjir dan lumpur yang masih mengendap di pemukiman warga Gurun Laweh dapat segera teratasi.
Fokus utama pada penataan kembali kawasan padat penduduk menunjukkan bahwa pemulihan pasca-bencana dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan. Partisipasi aktif warga lokal pun turut menyertai jalannya kegiatan bakti sosial tersebut.
Kegiatan di Gurun Laweh ini ditutup dengan harapan besar agar mitigasi bencana di Kota Padang semakin kuat ke depannya. Ketua DPRD menegaskan bahwa kolaborasi bersama FKSB akan terus ditingkatkan sebagai garda terdepan penanganan bencana di tingkat kelurahan.
Dengan semangat “Padang Bangkit”, seluruh elemen kota optimis mampu menghadapi tantangan alam dengan kesiapsiagaan yang lebih baik.






