Berita

Ketua DPRD Padang Muharlion Desak Penanganan Cepat Krisis Air Bersih

4
×

Ketua DPRD Padang Muharlion Desak Penanganan Cepat Krisis Air Bersih

Sebarkan artikel ini
DPRD
Ketua DPRD Padang Muharlion Desak Penanganan Cepat Krisis Air Bersih. ist

“Dampak banjir kemarin itu banyak irigasi yang rusak. Harus ada penanganan darurat terlebih dahulu, terutama di titik-titik yang bisa segera dialiri air,” jelasnya.

Ia mencontohkan kawasan Gunung Nago dan sejumlah bendungan lain yang mengalami kerusakan parah dan membutuhkan penanganan cepat tanpa harus menunggu proses yang terlalu lama.

“Yang rusaknya berat, jangan ditunda. Harus segera ditangani secara darurat supaya kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi,” imbaunya.

DPRD Kota Padang, lanjut Muharlion, akan terus mendorong Pemko Padang dan instansi terkait agar bergerak cepat dan responsif, terutama dalam kondisi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan air bersih.

Sebelumnya, banyak masyarakat pengguna PDAM yang mengeluhkan kondisi ini krisis air bersih ini.

Setidaknya dua kecamatan di Kota Padang yaitu Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih, dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini terjadi akibat rusaknya bendungan Gunung Nago, irigasi tidak mengalir dan mengeringnya sumur warga pascabencana banjir yang mulai terjadi pada 27 November 2025 lalu. Selain itu hujan yang tidak lagi turun dalam sepekan terakhir juga membuat kekeringan semakin nyata.

Setiap hari masyarakat menunggu bantuan air datang, meluangkan waktu menampung air untuk kebutuhan sehari-hari. Ada yang membawa ember kecil, menengah, box kontainer hingga toren tiap kali bantuan truk air menepi di pemukiman mereka.

Salah seorang warga yang juga pimpinan rumah tahfidz di daerah Durian Taruang, Tia mengaku kondisi ini mulai menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas.