PADANG PARIAMAN, HANTARAN.Co – Seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat menjaring ikan di kawasan Muaro Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, pada Selasa (20/1/26) kemarin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Nelayan tersebut merupakan warga Sunur Barat atas nama Dedy Fernando (44 tahun). Korban ditemukan oleh tim SAR pada pukul 15.52 di dekat lokasi korban dilaporkan hilang.
Baca juga : Mahasiswa KKN Unand Gelar Edukasi “Sadar Listrik” Sejak Dini di SDN 04 Muaro Sijunjung
Komandan Tim Lapangan, Riko Pradinata mengonfirmasi penemuan korban yang hilang saat menjaring pada Selasa lalu.
Nelayan Ditemukan Tim SAR Dalam Keadaan
“Korban ditemukan pada koordinat 0∘40′31.72″S−100∘9′31.75″E, atau berjarak sekitar 100 meter dari Last Known Position (LKP). Tim menggunakan metode penyisiran sejajar (Parallel Sweep Search) untuk menyisir area tersebut,” ujarnya
Dalam upaya pencarian korban Kantor SAR Padang membagi sebanyak tiga tim SRU (Search and Rescue) untuk mencari Dedy Fernando yang dimulai pada pukul 07.00 WIB. Tim SRU 1 berfokus pada titik utama (LKP) menggunakan Rubber Boat (LCR) dan teknologi Aqua Eye untuk pendeteksian bawah air. Sementata tim SRU 2 dan 3 memperluas area penyisiran menggunakan LCR dengan cakupan masing-masing mencapai ±1 km2.
Setelah ditemukan, jenazah Dedy Fernando langsung dievakuasi ke RSUD Kota Pariaman untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 16.15 setelah korban berhasil ditemukan. Unsur yang terlibat dalam operasi SAR tersebut yakni Basarnas, Polairud, Bpbd kota Pariaman, Babinsa, Babinkantibnas, Bpbd kabupaten hingga relawan dari rapi Gorila dan Rapi
“Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras dan sinergi di lapangan,” ujarnya. (h/dna)






