Solok Selatan, HANTARAN.Co — Kehadiran Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kota Batam, Senin (19/01/2026), menjadi momentum penting dalam membuka peluang strategis bagi sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur daerah.
Rakernas APKASI ini dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dalam forum tersebut, para kepala daerah mendapat paparan langsung dari Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, yang mengangkat tema Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi, dan Kesejahteraan Petani.
Baca juga : Satpol PP Pesisir Selatan Jaring Delapan Pelajar Keluyuran Saat Jam Sekolah
“Kami menghadiri Rakernas APKASI yang menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Pada kesempatan ini, kami mendapatkan paparan langsung dari Menteri Pertanian RI terkait penguatan ekosistem pertanian daerah,” ujar Bupati H. Khairunas
Dari Batam, Bupati Khairunas Jemput Peluang Besar
Dalam paparannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa hilirisasi produk pertanian menjadi kunci utama agar hasil pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi memiliki nilai jual lebih tinggi, mampu menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian juga secara tegas mendorong para bupati untuk bergerak aktif menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-2, ke-3, dan ke-5 yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat.
“Beliau membuka peluang bagi kabupaten yang membutuhkan dukungan sektor pertanian, termasuk bantuan bibit unggulan hortikultura seperti kakao, kelapa, kopi, gambir, dan komoditas unggulan lainnya, melalui pengajuan proposal ke Kementerian Pertanian,” lanjut Khairunas.
Peluang ini dinilai menjadi angin segar bagi Solok Selatan yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat berbasis lokal.
Tak hanya sektor pertanian, Rakernas APKASI juga menghadirkan paparan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah. Paparan tersebut mengangkat tema Penguatan Infrastruktur Dasar Kabupaten untuk Mendukung Konektivitas, Layanan Publik, dan Hilirisasi Ekonomi Daerah.
“Hal ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang kuat menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tegas Bupati Khairunas.
Melalui Rakernas APKASI ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, baik dalam membangun sektor pertanian yang maju dan berdaya saing, maupun dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Solok Selatan. (h/abd)






