Berita

KAHMI Sumbar –FORHATI Pulihkan Sekolah Pascabencana di Batipuah Selatan

17
×

KAHMI Sumbar –FORHATI Pulihkan Sekolah Pascabencana di Batipuah Selatan

Sebarkan artikel ini

Perwakilan orang tua siswa mengungkapkan bahwa masyarakat setempat sejatinya telah memiliki kesadaran mitigasi bencana yang cukup baik. Namun, pemahaman tentang pendampingan psikologis anak pascabencana masih terbatas. Kegiatan ini dinilai membantu orang tua memahami perubahan emosi dan perilaku anak, sekaligus peran penting keluarga dalam proses pemulihan.

Kolaborasi KAHMI-FORHATI untuk Pendidikan Lebih Peka

Sementara itu, Layanan Dukungan Psikososial Dasar bagi peserta didik dilaksanakan di 15 sekolah dan menjangkau 783 siswa dari jenjang TK hingga SLTA. Melalui pendekatan bermain, berekspresi, dan penguatan kebersamaan, anak-anak didorong untuk kembali merasa aman, percaya diri, dan nyaman berada di lingkungan sekolah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada 14–21 Januari 2026. Desrio Putra berharap Satgas Pendidikan PRB Kecamatan Batipuah Selatan dapat menjadi model yang direplikasi di wilayah lain.

“Guru tidak lagi hanya diposisikan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai garda terdepan pemulihan psikologis anak-anak terdampak bencana. Inilah bagian dari upaya membangun sekolah yang tangguh sekaligus komunitas yang lebih siap menghadapi risiko bencana,” tuturya.

Melalui kolaborasi MW KAHMI dan FORHATI Sumatera Barat, Program Sekolah Aman, Siswa Terlindungi diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem pendidikan yang lebih peka, tangguh, dan berkelanjutan dalam menghadapi bencana di Sumatera Barat.