Pariaman, hantaran.Co–Program Makanan Bergizi (MBG) di Kota Pariaman yang sebelumnya menyasar wilayah Kecamatan Pariaman Tengah kini telah menambah dua dapur baru di Pariaman Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher mengatakan dua dapur tersebut berdiri di Desa Koto Marapak dan Kajai sejak Desember lalu dengan menyasar 4.066 siswa.
Baca Juga : DPRD Sumbar Minta LHP BPK Jadi Acuan, Sektor Pendidikan Rawan Penyimpangan
Ia menjelaskan bahwa penambahan ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan MBG tahap awal. Pemerintah daerah menilai program tersebut memberi dampak positif terhadap pemenuhan gizi siswa.
“MBG adalah program pemerintah pusat yang dijalankan melalui SPPG. Di Pariaman sudah dimulai sejak tahun lalu di Pariaman Tengah, dan sekarang kita melakukan penambahan titik layanan agar manfaatnya semakin luas dirasakan anak-anak,” ujar Hertati, Senin (19/1/2026).
Dapur Koto Marapak mulai 3 November 2026, dengan sasaran keseluruhan 2.018 siswa. Namun pada tahap awal distribusi dilakukan bertahap kepada 1.005 siswa untuk memastikan kesiapan sistem layanan.
Sementara itu, dapur Kajai di Kecamatan Pariaman Timur dijadwalkan beroperasi pada 8 Desember 2026. Dari total sasaran 2.048 siswa, tahap awal menjangkau 1.225 siswa terlebih dahulu.
Hertati menegaskan, pola bertahap ini diterapkan sesuai petunjuk teknis dari pusat agar mutu makanan, ketepatan distribusi, dan standar gizi tetap terjaga. Setiap menu yang disajikan telah disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak sekolah.
Penambahan Dapur Agar Siswa di Pariaman Timur Peroleh Gizi Seimbang
Perluasan ke Pariaman Timur menjadi bukti komitmen pemerintah daerah mendukung program nasional tersebut. Sebelumnya, pelaksanaan MBG di Pariaman Tengah telah berjalan baik dan menjadi model awal bagi pengembangan berikutnya.
“Pengalaman di Pariaman Tengah menjadi evaluasi penting. Dari sana kita belajar soal alur distribusi, pengemasan, hingga pola konsumsi siswa. Itu yang diterapkan SPPG sebagai penanggungjawab di Kajai dan Koto Marapak,” jelasnya.
Melalui penambahan dua dapur SPPG ini, ribuan siswa di Pariaman Timur diharapkan memperoleh asupan gizi seimbang setiap hari sekolah. Pemerintah menargetkan cakupan penerima manfaat akan terus bertambah secara bertahap.
“Harapan kita sederhana, anak-anak lebih sehat, lebih fokus belajar, dan kualitas sumber daya manusia Kota Pariaman semakin baik. Itu tujuan utama program MBG dari pemerintah pusat yang kita jalankan bersama,” tutup Hertati.






