Bupati Welly juga menekankan agar seluruh program yang dijalankan pemerintah nagari selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pasaman.
Seluruh wali nagari diminta mendukung penuh sepuluh program unggulan daerah tanpa mengedepankan ego sektoral.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Marta, menjelaskan bahwa rakor tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai persoalan nagari, mulai dari administrasi pemerintahan, pengelolaan keuangan, hingga sinkronisasi program pembangunan.
Ia berharap melalui rakor ini koordinasi antar pemerintahan semakin kuat dan disiplin aparatur nagari dapat ditingkatkan. Namun, peringatan keras dari bupati menjadi sinyal tegas bahwa ke depan, komitmen dan kehadiran wali nagari dalam agenda strategis pemerintahan tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. (h/ekie)






