Ekonomi

KPRI Balaikota Payakumbuh Bukukan Pendapatan Rp754,21 Juta

5
×

KPRI Balaikota Payakumbuh Bukukan Pendapatan Rp754,21 Juta

Sebarkan artikel ini
KPRI

Payakumbuh, hantaran.Co–Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balai Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Selasa (20/1/2026). KPRI Balai Kota Payakumbuh berhasil membukukan sisa hasil usaha (SHU) Tahun Buku 2025 sebesar Rp350,39 juta dan pendapatan koperasi Rp754,21 juta atau 127,40 persen dari target.

Ketua KPRI Balai Kota Payakumbuh Arif Siswandi menjelaskan, RAT Tahun Buku 2025 merupakan RAT ke-45 sejak koperasi berdiri pada 1980, sekaligus RAT kedua bagi kepengurusan periode 2024–2026. “Saat ini, jumlah anggota tercatat sebanyak 243 orang, dengan penambahan 30 anggota baru sepanjang 2025,” ujarnya.

Baca Juga : 3 Ribu Rumah Nakes di Sumatera Segera Direhabilitasi

Peningkatan SHU dikatakannya didorong oleh naiknya transaksi anggota melalui unit usaha pinjaman dan waserda. Sedangkan peningkatan pendapatan terjadi karena semakin banyak anggota memanfaatkan layanan koperasi serta adanya pengalihan pinjaman dari bank ke koperasi.

Ia menambahkan, posisi kas koperasi hingga akhir Desember 2025 tercatat Rp146,60 juta. Kas relatif kecil karena sebagian besar disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pinjaman anggota. Sementara itu, pengelolaan waserda juga terus diperkuat, termasuk dengan telah terdaftarnya KPRI Balai Kota Payakumbuh pada e-katalog versi 6 dengan empat etalase produk.

Pemko Payakumbuh Apresiasi KPRI Balaikota

Pemko Payakumbuh mengapresiasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balai Kota Payakumbuh yang melaksanakan RAT Tahun Buku 2025 secara tepat waktu.Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten II Yasrizal saat membuka RAT di Aula Josrizal Zain.

Ia menegaskan bahwa RAT merupakan kewajiban mutlak bagi koperasi karena menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi. Pelaksanaan RAT dinilai mencerminkan tata kelola koperasi yang sehat dan akuntabel.

“RAT menegaskan bahwa kekuatan utama koperasi berada pada anggotanya. Pelaksanaan tepat waktu menunjukkan manajemen koperasi berjalan dengan baik dan bertanggung jawab,” kata Yasrizal.

Melalui RAT, lanjutnya, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja sekaligus menetapkan rencana kerja dan anggaran agar koperasi dapat dikelola secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan anggota dalam memenuhi kewajiban, terutama pengembalian pinjaman, demi menjaga kesehatan koperasi.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua PKP-RI Provinsi Sumatera Barat Nasfizar Guspendri. Menurutnya, koperasi yang baik adalah koperasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. “Partisipasi anggota menjadi kunci. Jika ingin koperasi berkembang dan menghasilkan keuntungan, maka anggota harus aktif bertransaksi karena hasilnya akan kembali kepada anggota,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal menilai perkembangan koperasi di daerah tersebut menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kepatuhan terhadap prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Ketua Dekopinda Kota Payakumbuh Bujang Asmar mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan koperasi secara optimal. “Kalau bukan anggota yang membesarkan koperasi, siapa lagi. Manfaatkan koperasi kita, termasuk berbelanja kebutuhan pokok di waserda,” pungkasnya.