AGAM, HANTARAN.Co — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lubuk Basung bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Basung memperkuat kerja sama di bidang keagamaan.
Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan strategis yang berlangsung hangat di Pondok Kebun Kerasa Taman, kawasan kebun pembibitan dan peternakan yang berada di area Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Kamis (22/1).
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Lubuk Basung, M. Nur Akhiar, didampingi Penyuluh Agama DM Putra dan Zulfahmi. Rombongan KUA disambut oleh Kepala Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Budi Suharto, A.Md.IP., S.H.
Baca juga : Juru Parkir Nekat Curi Handphone di Dalam Musala
Kepala Lapas Kelas II B Lubuk Basung, Budi Suharto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen KUA Lubuk Basung dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi WBP.
Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental WBP agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang lebih baik
KUA dan Lapas Kelas II B Lubuk Basung
“Kami Lapas Klas II Lubuk Basung akan berkunjung ke KUA Lubuk Basung untuk menindaklanjuti rencana kerjasama ini,” ujar Budi Suharto.
Sementara itu, Penyuluh Agama KUA Lubuk Basung, DM Putra, menjelaskan bahwa diskusi difokuskan pada pembaruan dan penguatan program bimbingan keagamaan yang selama ini telah berjalan di Lapas.
Ia menyebut, kerjasama serupa sudah pernah berjalan beberapa periode lalu, namun sempat terhenti karena ada pergantian kepemimpinan.
Menurutnya lagi, kerjasama ini perlu digalakan kembali agar terciptanya mental keagamaan yang kuat bagi warga binaan lapas.
“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan rohani WBP, baik melalui pengajian rutin, bimbingan ibadah, hingga pendampingan mental-spiritual yang lebih terstruktur,” kata DM Putra.
Ia menambahkan, KUA Lubuk Basung berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang berkesinambungan sebagai bagian dari ikhtiar pembinaan moral dan akhlak warga binaan.
“Harapan kami, sinergi ini tidak hanya sebatas kegiatan rutin, tetapi dapat diperkuat secara kelembagaan agar manfaatnya lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala KUA Lubuk Basung M. Nur Akhiar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mendukung proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“KUA siap bersinergi dengan Lapas untuk memberikan pembinaan keagamaan yang optimal. Kami berharap ke depan kerja sama ini dapat dituangkan secara resmi dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, KUA Lubuk Basung dan Lapas Kelas II B Lubuk Basung berharap program pembinaan keagamaan bagi WBP dapat semakin terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif dalam proses pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan. (h/dpt)






