Peristiwa

Satu Rumah Warga di Barung-Barung Balantai Pessel Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

0
×

Satu Rumah Warga di Barung-Barung Balantai Pessel Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Sebarkan artikel ini

Pessel, hantaran.Co-&Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Barung-Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (23/1/2026) siang. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah hunian permanen milik warga, dengan taksiran kerugian mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Informasi kebakaran diterima oleh Mako Damkar dan Penyelamatan Painan sekitar pukul 11.05 WIB dari Wali Nagari setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi dan melakukan operasi pemadaman.

Baca Juga : Pemain Semen Padang FC Boubakary Diarra Bakal Lupakan Pertemanan dengan Joao Ferrari

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIB dan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.00 WIB. Proses penanganan meliputi pemadaman, pendinginan, hingga overhaul guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Objek yang terbakar merupakan satu unit rumah permanen dengan luas bangunan kurang lebih 10 x 20 meter. Rumah tersebut diketahui milik Widya Wati (44 tahun), warga Barung-Barung Balantai, yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Meski satu rumah tidak dapat diselamatkan, petugas berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Sebanyak empat unit rumah hunian permanen serta satu gudang gambir berhasil diselamatkan, dengan nilai taksiran aset mencapai sekitar Rp3 miliar.

Plh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengapresiasi kecepatan dan kesigapan petugas di lapangan.

“Respons cepat personel Damkar sangat menentukan. Dengan jarak tempuh sekitar 37 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih 45 menit pulang-pergi, petugas tetap mampu mengendalikan api sehingga tidak meluas ke rumah warga lainnya,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, dalam operasi tersebut dikerahkan satu unit armada pompa dari Mako Damkar Painan dengan kapasitas 5 ribu liter air, didukung personel piket Regu C Damkar Painan serta tambahan petugas dari Damkar Tapan.

“Sinergi petugas dengan masyarakat setempat, TNI, dan Polri juga sangat membantu kelancaran penanganan kebakaran,” katanya.

Penyebab Kebakaran Rumah Belum Diketahui

Terkait penyebab kebakaran, Agung menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama instalasi listrik dan sumber api di rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang,” ucapnya lagi.

Hingga operasi berakhir, kondisi tempat kejadian kebakaran dinyatakan aman dan terkendali sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Petugas memastikan tidak ada lagi ancaman api di lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di kawasan permukiman padat.