Olahraga

Pergantian Pemain Jadi Petaka Semen Padang FC Lawan Bali United

0
×

Pergantian Pemain Jadi Petaka Semen Padang FC Lawan Bali United

Sebarkan artikel ini

Padang, hantaran.Co–Semen Padang FC berhasil menahan imbang tuan rumah Bali United dengan skor 3-3 pada laga perdana putaran kedua BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026). Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic puas dengan performa skuadnya.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh sang juru taktik asal Serbia pada sesi jumpa pers usai laga antara Bali United vs Semen Padang FC di pekan ke 18. Menurutnya, Semen Padang FC memulai putaran kedua liga dengan hasil positif.

Baca Juga : Tahan Imbang Bali United 1-1, Pemain Baru Semen Padang FC Menjanjikan

“Dari awal kita datang kesini untuk curi poin dan kita berhasil melakukan itu. Kita mulai putaran kedua dengan positif,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Dejan mengatakan, pada laga tersebut seharusnya Semen Padang FC bisa mengemas tiga poin penuh dari Bali United, walaupun pada akhirnya imbang.

“Saya pikir kita bisa menang, tapi akhirnya tidak. Anak-anak sudah kerja keras di laga ini,” ujarnya.

Dejan juga menyoroti bahwa Semen Padang FC menjadi tim pertama yang mampu mencetak tiga gol ke gawang Bali United dalam beberapa laga terakhir. Ia menilai performa timnya bermain sangat baik, terutama pada babak pertama.

“Babak pertama kita main fantastik, secara taktik juga fantastik. Kita cetak dua gol dan punya beberapa peluang besar. Jangan lupa dua gol yang dianulir oleh wasit,” katanya.

Pemain Semen Padang FC Cedera

Dejan mengaku momentum pertandingan berubah di babak kedua setelah timnya harus melakukan sejumlah pergantian pemain akibat cedera. Tiga pemain terpaksa ditarik keluar bukan karena alasan taktik, melainkan kondisi fisik.

“Momen yang mengubah pertandingan ketika ada tiga pemain cedera dan kita harus ganti. Bukan karena kita mau, tapi karena terpaksa. Semoga cedera mereka tidak parah,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Kianz Froese menilai hasil imbang tersebut sebagai hasil yang adil meski timnya sempat unggul dua gol terlebih dahulu.

“Kami memulai laga dengan sangat baik dan unggul 2-0. Lalu kami kebobolan beberapa gol yang cukup tidak beruntung, tetapi kami bisa menyamakan skor di akhir,” ujarnya.