Peristiwa ini berdampak pada 10 jiwa dari empat kepala keluarga. Meski kehilangan tempat usaha dan hunian, seluruh warga masih dapat bertahan di lingkungan sekitar dan tidak ada yang harus mengungsi. “Tidak ditemukan korban luka maupun korban jiwa,” tegas Budi.
Kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp500 juta. Namun, berkat respons cepat petugas, aset senilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan. Selain itu, tujuh bangunan rumah dan toko lain dengan potensi area terdampak seluas 1.500 meter persegi berhasil diamankan dari amukan api.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas telah melakukan pendataan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri sumber api.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pun kembali mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan padat penduduk dan pusat pertokoan di sepanjang jalan utama, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diimbau segera melapor melalui layanan darurat Padang Sigap 112 apabila terjadi kondisi darurat, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (h/pmy)






