PASAMAN BARAT, HANTARAN.Co – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal dan mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan Kapolres saat menghadiri Sosialisasi Pemungutan Pajak Air Permukaan (PAP) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (28/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Pasaman Barat ini menunjukkan sinergitas kuat antara aparat penegak hukum dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat dalam memastikan ketaatan terhadap regulasi perpajakan daerah.
Usai mengikuti rangkaian acara, AKBP Agung Tribawanto menyatakan bahwa sektor pajak bukan sekadar pemenuhan target angka, melainkan bentuk kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Ia mengimbau agar para pelaku usaha di Bumi Tuah Basamo memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajiban pajaknya secara tertib dan transparan.
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Mengalami Tren Perlambatan, Bencana Salah Satu Faktor
“Pada prinsipnya, kami dari pihak kepolisian mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan negara maupun daerah. Ini bukan hanya soal target pendapatan, tetapi soal kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” ujar AKBP Agung kepada awak media.
Ia juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus memantau agar iklim investasi di Pasaman Barat tetap aman, namun tetap dalam koridor hukum yang jelas.
Tingkatkan PAD Pasaman Barat
“Kami berharap seluruh badan usaha bisa kooperatif. Kepatuhan ini sangat krusial demi kelancaran pembangunan daerah yang manfaatnya akan kembali lagi kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres turut mendampingi Bupati Pasaman Barat dan jajaran Forkopimda lainnya dalam menyerahkan penghargaan kepada 14 perusahaan.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan ketaatan perusahaan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sektor pabrik untuk tahun pajak 2025. Langkah ini dipandang sebagai bentuk edukasi persuasif kepada dunia usaha agar tetap berkontribusi positif bagi daerah tempat mereka beroperasi.






