Senada dengan Kapolres, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, S.H., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari unsur Forkopimda. Menurut Bupati, kehadiran Kapolres, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri merupakan pesan kuat bagi para wajib pajak mengenai pentingnya aspek legalitas dan ketaatan.
“Sinergi Forkopimda sangat dibutuhkan untuk mewujudkan iklim investasi yang efektif sekaligus meningkatkan PAD. Komitmen kita bersama adalah melakukan efektivitas dalam pembangunan daerah,” ungkap Yulianto.
Acara ini dihadiri oleh jajaran penting lainnya, di antaranya: Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman. Asisten III Pemprov Sumbar, Medi Iswandi, S.T., M.M, Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Tjut Zelvira Nofani, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Ade Satriawan, S.H., M.H, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, Perwakilan BUMN, BUMD, serta pimpinan perusahaan swasta di wilayah Pasaman Barat.
Dengan adanya pengawalan langsung dari Kapolres dan unsur penegak hukum lainnya, diharapkan realisasi Pajak Air Permukaan (PAP) dan sektor pajak lainnya di tahun 2026 dapat melampaui target demi akselerasi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Pasaman Barat. (h/fdl)





