Tanah Datar, HANTARAN.Co — Suasana Aula MTsN 12 Tanah Datar pagi itu terasa lebih khidmat dari biasanya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun lembut, menyatu dengan rasa haru dan bangga yang terpancar dari ratusan pasang mata. Kamis (29/01) menjadi hari istimewa, saat 112 siswa dikukuhkan dalam kegiatan Wakaf Hafizh ke-4, sebuah ikhtiar sunyi membangun masa depan Tanah Datar melalui cahaya Al-Qur’an.
Para siswa yang diwisuda datang dari capaian hafalan yang beragam. Sebanyak 43 siswa berhasil menuntaskan hafalan 1 juz, disusul 29 siswa dengan 2 juz, 25 siswa 3 juz, 7 siswa 4 juz, dan 7 siswa lainnya mencapai hafalan 5 juz. Angka-angka itu bukan sekadar statistik, melainkan jejak kesungguhan, disiplin, dan doa panjang orang tua serta para guru.
Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Yonnarlis, yang memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi MTsN 12 Tanah Datar dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai kegiatan Wakaf Hafizh sejalan dengan visi besar daerah.
Menjaga Cahaya Al-Qur’an dari Aula Madrasah, Yonnarlis
“Kegiatan ini sangat sesuai dengan program unggulan Kabupaten Tanah Datar, yaitu satu rumah satu hafizh,” ujar Yonnarlis dalam sambutannya.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran Al-Qur’an sebagai benteng moral bagi generasi muda di tengah derasnya arus pengaruh negatif. Menurutnya, hafalan Al-Qur’an bukan hanya prestasi akademik atau keagamaan, tetapi fondasi karakter.
“Dengan anak-anak kita menghafal Al-Qur’an, insyaallah ke depan akan lahir pemimpin-pemimpin yang berakhlak baik, mampu menjauhi kenakalan remaja, narkoba, hingga perilaku menyimpang,” tuturnya penuh harap.
Kegiatan Wakaf Hafizh ke-4 ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Amril, Kasi Pendidikan Madrasah, puluhan kepala madrasah se-Kabupaten Tanah Datar, serta para wali murid yang tak mampu menyembunyikan rasa bangga.
Dari aula sederhana di sudut Tanah Datar itu, ikhtiar membumikan Al-Qur’an terus dirawat. Sebab di sanalah, masa depan daerah sedang dititipkan, pada hafalan yang dijaga dengan kesabaran, dan akhlak yang tumbuh bersama ayat-ayat Ilahi. (rhy)





