Tito juga menyampaikan bahwa proses pembelajaran di ketiga provinsi terdampak telah berjalan normal. Meski demikian, sejumlah sekolah masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas darurat sambil menunggu perbaikan bangunan permanen.
Pemerintah memastikan upaya pemulihan tidak berhenti sampai di sini. Sejumlah infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih, seperti jalan provinsi dan jembatan, akan segera diperbaiki secara bertahap.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera telah mendirikan posko pemantauan di tingkat pusat dan daerah.
“Pemulihan ini tidak hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi memastikan kehidupan masyarakat benar-benar kembali normal,” tutur Tito. (*)






