PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co — Di tengah kondisi infrastruktur yang masih menyisakan luka pascabencana, harapan warga Kampung Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menguat. Harapan itu muncul saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dari Dapil VIII Pesisir Selatan–Kepulauan Mentawai, Zarfi Deson, turun langsung ke kampung mereka dalam agenda reses masa sidang kedua tahun 2025–2026, Selasa (3/2/2026).
Reses tersebut bukan sekadar agenda formal. Di hadapan warga, Zarfi Deson mendengarkan langsung keluhan dan kegelisahan masyarakat yang sejak Maret 2024 lalu hidup berdampingan dengan ancaman kerusakan infrastruktur pascabencana. Aspirasi yang paling mencuat adalah kebutuhan pengamanan tebing jalan di pendakian Puncak Ganting Kubang, serta tebing sungai yang runtuh di sepanjang kampung dua titik yang dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
“Untuk kerusakan infrastruktur ini, kami sudah langsung berkomunikasi dengan dinas terkait. Saat ini sudah masuk dalam perencanaan, tinggal bagaimana kita mengawal dan mendorong agar bisa terealisasi tahun ini,” ujar Zarfi Deson.
Baca juga : Menunggu di Rumah Lapuk: Puluhan Tahun Nuraini Bertahan Tanpa Tersentuh Bantuan
Sebagai anggota Komisi III DPRD Sumbar yang membidangi infrastruktur, ia menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tersebut bukan sekadar janji politik. Berdasarkan data rekapitulasi bencana, pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar telah turun langsung ke lokasi. Selain itu, proposal dari nagari juga telah diajukan secara resmi.
“Tinggal kita kawal bersama agar pengerjaannya benar-benar bisa dilaksanakan tahun ini,” katanya.
Reses di Ganting Kubang, Zarfi
Tak hanya menyerap aspirasi, Zarfi Deson juga menunjukkan perhatian konkret terhadap kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp3 juta untuk renovasi musala di Kampung Ganting Kubang. Ia juga memastikan bantuan hibah sebesar Rp30 juta akan dimasukkan dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk tahun anggaran 2027.
“Sementara untuk tahun anggaran 2026, kami telah mengalokasikan bantuan pembangunan Masjid Lubuak Sariak sebesar Rp20 juta. Insya Allah, tahun depan Musala Ganting Kubang kita masukkan dalam hibah Rp30 juta,” ucapnya lagi.
Zarfi Deson menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan kebutuhan mendasar yang harus diperjuangkan. Terlebih, wilayah tersebut termasuk daerah yang terdampak bencana dan hingga kini masih merasakan dampaknya.
“Apa yang disampaikan masyarakat Ganting Kubang akan kami perjuangkan sekuat tenaga. Ini bukan soal kepentingan lain, tapi soal keselamatan dan kebutuhan dasar warga,” tuturnya.
Reses tersebut disambut positif oleh masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Ganting Kubang, Mulyadi, mengapresiasi kehadiran langsung wakil rakyat ke kampung mereka. Menurutnya, kehadiran Zarfi Deson menjadi angin segar bagi warga yang selama ini menunggu perhatian serius terhadap persoalan infrastruktur.
“Alhamdulillah, aspirasi kami bisa langsung didengar. Mudah-mudahan perbaikan infrastruktur yang rusak bisa segera direalisasikan,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian terhadap sarana ibadah di kampung tersebut.
“Selain bantuan tunai, masuknya bantuan Rp30 juta ke Pokir 2027 adalah bukti nyata kepedulian beliau. Semoga membawa kebaikan bagi masyarakat dan juga bagi beliau,” ucap Mulyadi.
Bagi warga Ganting Kubang, reses ini bukan hanya tentang pertemuan dan dialog, melainkan tentang harapan agar janji perbaikan benar-benar berujung pada tindakan nyata, agar kampung mereka bisa kembali aman, nyaman, dan layak untuk ditinggali. (h/kis)






