Olahraga

Liga 4, Josal FC Raih Kemenangan Telak, Komitmen dan Komunikasi Jadi Kunci

7
×

Liga 4, Josal FC Raih Kemenangan Telak, Komitmen dan Komunikasi Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini

Padang, hantaran.Co–Juara bertahan Liga 4 Sumatera Barat, Josal FC Piaman, menunjukkan tanda kebangkitan usai menaklukkan Gaung Putra FC dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga pekan keempat Liga 4 Sumbar 2025/2026, Selasa (3/2/2026) di Stadion Utama Sumatera Barat

Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi tim berjuluk Laskar Ombak Piaman, yang sebelumnya sempat terseok-seok di awal musim. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi hasil negatif pertama bagi Gaung Putra FC setelah tiga laga awal tanpa kekalahan.

Baca Juga : Batang Anai Akhiri Catatan Tanpa Kemenangan di Liga 4 Sumbar

Pertandingan mempertemukan dua tim dengan kondisi berbeda. Gaung Putra FC datang dengan catatan impresif, yakni satu kemenangan dan dua hasil imbang dari tiga laga awal. Sementara Josal FC Piaman, raja Liga (3 dan 4) Sumbar dua musim beruntun, justru mengawali musim dengan dua kekalahan dan satu kemenangan.

Josal FC Piaman langsung tampil agresif sejak menit awal. Hasilnya Muhammad Sultan Rizki (Renggo) membuka keunggulan pada menit ke-12. Berawal dari umpan silang matang dari sisi kanan, Renggo menyambut bola dengan sundulan tajam yang gagal diantisipasi kiper Gaung Putra FC.

Tertinggal satu gol, Gaung Putra FC mencoba merespons cepat. Pada menit ke-16, mereka memperoleh peluang emas melalui tendangan bebas di depan kotak penalti Josal FC Piaman. Namun, eksekusi bola mati tersebut hanya membentur mistar gawang.

Josal FC Piaman nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-43 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Gaung Putra FC, Muhammad Zacky, penjaga gawang mereka, masih mampu menjangkau bola sehingga hanya melebar ke sisi kiri gawang.

Meski kedua tim saling jual beli serangan dengan intensitas tinggi, skor 0-1 untuk keunggulan Josal FC Piaman bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih berimbang. Kedua tim sama-sama berusaha mematahkan alur serangan lawan. Namun, momen krusial kembali berpihak kepada Josal FC Piaman.

Pada menit ke-52, Harun La Ode membuat keputusan berani dengan menggiring bola dari tengah lapangan sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke gawang, membuat kiper Gaung Putra FC tak mampu menghalau. Skor pun berubah menjadi 0-2.

Tensi pertandingan meningkat menjelang akhir laga. Pada menit 90+2, terjadi insiden tabrakan antarpemain yang memicu protes keras dari Gusvio Harfiandi, pemain Gaung Putra FC. Protes tersebut berujung pada kartu kuning kedua, sehingga Gusvio harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Josal FC Piaman. Dua menit berselang, tepatnya pada menit 90+4, Ahmad Afharidzal mencetak gol ketiga melalui serangan dari sektor tengah. Tendangan mendatarnya dari dalam kotak penalti ke sudut kanan gawang memastikan kemenangan 3-0 bagi Pandeka Ombak Piaman.

Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Tambahan tiga poin membuat Josal FC Piaman kini mengoleksi 6 poin dari empat pertandingan, dengan catatan dua kemenangan dan dua kekalahan. Sementara itu, Gaung Putra FC harus rela turun dengan statistik satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, mengoleksi total 5 poin.

Komunikasi dan Komitmen Kunci Kemenangan Josal FC

Asisten pelatih Josal FC Piaman, Ridho Zalvi Putra, mengapresiasi kebangkitan timnya setelah dua kekalahan di awal musim. Ia menilai komunikasi dan komitmen pemain menjadi faktor utama kemenangan.

“Komunikasi mereka di dua match terakhir ini berjalan dengan bagus. Pemain juga sudah berkomitmen bahwa dua pertandingan terakhir ini harus menang. Ke depannya, semoga hasilnya bisa lebih baik lagi agar kami bisa lolos ke semifinal dan final,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih kepala Gaung Putra FC, Supri A. Rahman, mengakui keunggulan lawan yang dinilainya memiliki jam terbang lebih tinggi. Meski demikian, ia tetap optimistis timnya mampu bersaing menembus empat besar.

“Peluang masih terbuka lebar. Dari empat pertandingan, kita baru sekali kalah. Ke depan kami tetap mencari poin dan tahu pertandingan mana yang harus dimaksimalkan. Yang penting kami terus berusaha,” tutupnya.