Berita

Ravy Tsouka Tumbang Lawan Persita, Gula Darah Rendah

18
×

Ravy Tsouka Tumbang Lawan Persita, Gula Darah Rendah

Sebarkan artikel ini

Padang, hantaran.Co– Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic memberikan jatah libur kepada Ravy Tsouka usai tumbang pada laga menghadapi Persita Tangerang di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (8/2/2026).

Pada laga tersebut pemain berkebangsaan Kongo bermain hampir 90 menit. Ravy Tsouka di lapangan sesekali melakukan duduk jongkok tiap adanya jeda karena bola mati maupun terjadi pelanggaran. Hingga akhirnya sang pemain ditarik keluar oleh pelatih pada menit 80 digantikan oleh Ricki Ariansyah.

Baca Juga : Sengaja Budi Syukur Terima PWI Award Peduli Olahraga di HPN 2026, Orang Pertama Sumbar

Berada di luar lapangan, kondisi pemain kian memburuk, di akhir laga Ravy Tsouka tumbang. Bek kanan Semen Padang FC itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Baca Juga  Kolam Pemijahan Semen Padang Rencananya Akan Diisi 10 Ribu Induk Ikan Bilih, Ini Tujuannya

Seusai laga, Penasihat tim Semen Padang FC, Andre Rosiade mengunjungi Ravy Tsouka ke rumah sakit kemudian disusul Dejan Antonic untuk melihat kondisi sang pemain pasca tumbang. Hal itu dibagikan Andre melalui akun instagram pribadinya @andre_rosiade.
Andre menjelaskan bahwa kondisinya sudah membaik dan terus menunjukkan progres yang positif dalam pemulihan. Diduga Ravy Tsouka mengalami gula darah yang rendah.

Ia berharap kondisi pemain berposisi bek kanan itu segera membaik. Sehingga Ravy dapat menunjukkan lagi aksinya di atas lapangan.

“Because we need you Ravy for Malang match (kita butuh kamu untuk laga lawan malang),” ujarnya kepada Ravy.

Pelatih Beri Libur Ravy

Sementara Dejan Antonic memberikan jatah libur kepada sang pemain untuk beristirahat dengan cukup. Sehingga dirinya dapat kembali ikut berlatih bersama skuad.

Baca Juga  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Warga Padang Pariaman

“Tuesday, i give him free oke ( hari selasa saya kasih dia waktu libur,” ujar Dejan.

Sementara itu, kemenangan Semen Padang FC dalam laga tersebut ditentukan oleh gol penalti Diego Mauricio pada menit-menit akhir pertandingan. Tambahan tiga poin ini membuat tim berjuluk Kabau Sirah naik satu peringkat dari posisi 17 ke 16 klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026.

Kini, Semen Padang FC mengoleksi 15 poin dari 20 laga dan hanya terpaut dua angka dari zona aman degradasi, menjaga asa mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.