Berita

Pers Antara Mitra Strategis dan Kontrol Sosial

0
×

Pers Antara Mitra Strategis dan Kontrol Sosial

Sebarkan artikel ini
mitra

Padang, hantaran.Co–Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari menjadi momentum penting bagi insan pers untuk terus meneguhkan perannya. Di satu sisi pers diharapkan bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan. Namun di sisi lain, pers juga tidak boleh kehilangan jati diri sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi berharap pers ke depan dapat semakin berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : Pers Harus Mampu Beradaptasi

Muhidi mengatakan, menuju Indonesia Emas 2045 bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan persiapan yang matang serta kerja bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, terdapat sejumlah target yang harus dicapai, salah satunya terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia menilai, upaya menyiapkan SDM yang unggul akan sulit terwujud jika tidak didukung oleh kebersamaan semua pihak. Dalam hal ini, pers memiliki peran yang sangat strategis sebagai penyampai informasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Menurut Muhidi, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pola pikir masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif, pers dapat membantu masyarakat memahami arah pembangunan nasional serta peran yang dapat diambil dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Pers memiliki kekuatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa yang menjadi tujuan bangsa ke depan. Termasuk bagaimana target-target Indonesia Emas 2045 itu disusun dan bagaimana kita semua harus mempersiapkannya sejak sekarang,” kata Muhidi.

Baca Juga  PWI Tekankan Perlindungan Nyata bagi Wartawan

Lebih lanjut, ia berharap pers tetap konsisten menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Di tengah derasnya arus informasi yangtak terbendung, pers diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, bertepatan dengan HPN 2026, kami berharap pers ke depan dapat terus memberikan edukasi di tengah masyarakat tentang tujuan Indonesia ke depan, target-target Indonesia Emas 2045, serta bagaimana cara kita mempersiapkannya,” ucap Muhidi.

Pada momentum HPN 2026 ini, Muhidi juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah berkontribusi dalam mengawal pembangunan dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Ia berharap sinergi antara pers, DPRD, dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat.

Pers Mitra Kritis

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir mengatakan, pers memiliki peran penting dalam membangun kemajuan suatu daerah. Menurutnya, pers merupakan mitra kritis yang membantu pemerintah melihat celah-celah pembangunan yang mungkin luput dari pandangan birokrasi. “Pers memegang fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi corong untuk mempublikasikan berbagai hal yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Terima Kunker Dinkes Agam Pelajari Suksesnya Program UHC

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, keberadaan pers yang kredibel menjadi pilar utama dalam menjaga kesehatan demokrasi di tingkat daerah.

Maigus juga menekankan pentingnya peran pers dalam membangun opini publik yang sehat, serta menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk gempuran platform digital dan disinformasi.

“Mudah-mudahan sinergi antara insan pers dengan pemerintah daerah terus terjaga. Tentunya harapan kami sinergi ini semakin solid,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion. Ia menilai pers berperan penting menjadi kontrol sosial di tengah masyarakat. Hal itu juga sejalan dengan kehadiran pers yang menjadi pilar keempat demokrasi.

“Di samping memberikan informasi, kehadiran pers juga berfungsi untuk kontrol sosial dan mengkritisi berbagai kebijakan maupun kekurangan yang mungkin tidak tampak oleh pemerintah itu sendiri,” ujarnya.

Muharlion juga menambahkan pentingnya peran media untuk bertanggung jawab memberikan informasi yang berimbang, memberi pencerahan, dan mengedukasi di tengah-tengah masyarakat.

“Berita yang disajikan mesti aktual, berimbang, serta bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga bisa menjadi masukan bagi pemerintah, dalam hal ini terkhusus bagi para legislatif,” ujarnya.

Ia berharap ke depan pers di Kota Padang dan Sumbar dapat berjalan baik, tetap eksis dan berkolaborasi dengan pemerintahan dalam membangun negeri.