Payakumbuh, HANTARAN.Co — Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman meninjau langsung lokasi pelaksanaan Pasar Pabukoan di Kelurahan Tiakar, Jumat (13/2). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus memberi dukungan terhadap geliat ekonomi masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan.
Dalam peninjauan itu, Elzadaswarman mengapresiasi langkah Lurah Tiakar yang memanfaatkan halaman kantor lurah sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif warga. Menurutnya, pemanfaatan fasilitas publik untuk kegiatan produktif merupakan langkah positif yang mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Pemanfaatan fasilitas publik seperti ini sangat positif. Selain mendukung perekonomian warga, juga menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang tertib dan terorganisir,” ujarnya.
Baca juga : Jelang Ramadan, Wako–Wawako Sidak Pasar Ibuah, Harga Sembako Relatif Stabil
Ia menilai Pasar Pabukoan bukan sekadar tempat berjualan makanan berbuka puasa, tetapi juga ruang tumbuh bagi pelaku UMKM sekaligus wadah menghidupkan suasana Ramadhan di tengah masyarakat.
“Pasar seperti ini bukan sekadar jualan makanan. Ini juga ruang ekonomi kreatif warga. Kita ingin suasananya semarak, tertib, dan nyaman,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Wawako turut didampingi Lurah Tiakar, Ketua LPM, Ketua KAN, niniak mamak, serta bundo kanduang setempat. Ia menyebut kehadiran unsur tokoh masyarakat menjadi modal penting agar pasar berjalan tertib dan berkelanjutan.
Wawako Tinjau Pasar Pabukoan Tiakar
“Kita bersyukur, masyarakat kompak. Kalau semua unsur mendukung, pasar ini bisa berjalan rapi dan memberi manfaat besar,” tambahnya.
Pasar Pabukoan Tiakar direncanakan beroperasi sejak awal hingga akhir Ramadan, dengan berbagai pedagang yang menjajakan aneka makanan khas dan minuman berbuka puasa untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar.
Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Om Zet tersebut mengingatkan para pedagang agar menjaga standar kebersihan dan kesehatan dalam penyajian makanan. Ia menegaskan kualitas dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama selama Ramadan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan makanan yang sehat, higienis, dan aman. Jangan sampai ada yang dirugikan karena makanan yang tidak layak,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar. Menurutnya, kenyamanan pasar menjadi tanggung jawab bersama, baik pedagang maupun pengunjung.
“Kalau kita ingin pasar ini nyaman, semua pihak harus peduli. Buang sampah pada tempatnya, jaga ketertiban, dan saling menghormati,” katanya.
Elzadaswarman berharap keberadaan Pasar Pabukoan Tiakar mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM serta memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama Ramadan.
“Kita ingin ekonomi warga bergerak. UMKM tumbuh, masyarakat terbantu, dan Ramadan di Payakumbuh terasa lebih hidup,” pungkasnya. (h/fjr)





