BeritaPeristiwa

Hanyut Saat Mandi di Sungai Liku, Remaja 13 Tahun Belum Ditemukan: Tim SAR Sisir Aliran Hingga 52 Km

5
×

Hanyut Saat Mandi di Sungai Liku, Remaja 13 Tahun Belum Ditemukan: Tim SAR Sisir Aliran Hingga 52 Km

Sebarkan artikel ini
Sungai
Hanyut Saat Mandi di Sungai Liku, Remaja 13 Tahun Belum Ditemukan: Tim SAR Sisir Aliran Hingga 52 Km. ist

PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co – Suasana duka menyelimuti Kampung Kelok Koto Langang, Nagari Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan. Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut saat mandi di Sungai Liku pada Sabtu (14/2/2026) petang. Hingga Senin (16/2/2026), korban belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang atau Kantor SAR Padang melaporkan, informasi kejadian diterima dari Arif, anggota BPBD Pesisir Selatan, pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.55 WIB.Korban diketahui bernama Aska (13), warga Kelok Koto Langang, Sungai Liku, Ranah Pasisia, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga : Pemerintah Benahi Sistem Haji, Biaya Ditekan dan Kampung Haji Disiapkan

Berdasarkan laporan yang diterima, pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, korban pergi mandi bersama teman-temannya di Sungai Liku. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kembali naik ke daratan. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.

Baca Juga  Remaja 17 Tahun Terseret Ombak Di Pantai Padang, Tim SAR Bergerak di Tengah Gelapnya Malam

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Bhabinkamtibmas setempat telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian perkara (LKP) dan ke rumah korban untuk memastikan informasi awal.Memasuki hari kedua pencarian (H-2), Senin (16/2/2026) pukul 07.00 WIB, lima personel dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan diberangkatkan menuju titik koordinat perkiraan 1°20’56.81″S -100°47’1.64″E.

Hanyut Saat Mandi di Sungai Liku

Jarak garis lurus dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan ke lokasi kejadian diperkirakan ±52,40 kilometer, dengan jarak tempuh darat sekitar 66,3 kilometer atau sekitar 1 jam 27 menit perjalanan ke arah tenggara (radial 153,02°).

Dalam operasi ini, tim dilengkapi satu unit rescue car carrier, perahu karet LCR, peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan, terdiri dari: Unit Siaga SAR Pesisir Selatan 5 personel, POLRI 3 personel, BPBD 10 personel, Perangkat nagari 4 personel, Masyarakat sekitar 30 orang.

Baca Juga  Warga Binaan LP Payakumbuh Ikut Program Kesetaraan Paket A,B dan C

Total lebih dari 50 orang terlibat dalam upaya pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Liku.

Meski kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 5 knot, tim menghadapi kendala berupa area blank spot yang menyulitkan komunikasi di beberapa titik pencarian.

Kepala Kantor SAR Padang menyampaikan bahwa koordinasi lintas unsur terus diperkuat demi mempercepat proses pencarian dan memaksimalkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan memperluas area pencarian mengikuti kemungkinan pergerakan korban di sepanjang aliran sungai.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan agar segera melapor kepada petugas terdekat atau melalui layanan darurat 115. (*)