BeritaPeristiwa

8 Remaja Terjebak Banjir Mendadak, Tim SAR Berpacu dengan Hujan

9
×

8 Remaja Terjebak Banjir Mendadak, Tim SAR Berpacu dengan Hujan

Sebarkan artikel ini
Remaja
8 Remaja Terjebak Banjir Mendadak, Tim SAR Berpacu dengan Hujan. ist

PADANG, HANTARAN.Co — Suasana mencekam menyelimuti kawasan Sungai Bangek, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (16/2/2026) sore. Delapan remaja dilaporkan terjebak di area sungai dan perbukitan setelah debit air tiba-tiba meningkat saat mereka tengah mandi di kawasan air terjun.

Laporan kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Kantor SAR Padang pada pukul 16.55 WIB dari salah seorang korban, Putra Ramadhan (16). Dalam pesan permintaan tolongnya, korban menyebut mereka terpisah dan kesulitan mencari jalur aman untuk turun kembali ke titik awal.

Berdasarkan informasi awal, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Delapan remaja tersebut pergi mandi-mandi di kawasan air terjun Sungai Bangek.

Baca juga : Hanyut Saat Mandi di Sungai Liku, Remaja 13 Tahun Belum Ditemukan: Tim SAR Sisir Aliran Hingga 52 Km

“Baru sampai di air terjun, air langsung besar. Lima orang di seberang, kami bertiga di seberang lainnya. Kami coba turun ke tempat awal datang, tapi jalannya tidak bisa dilalui,” demikian pesan yang disampaikan korban saat meminta bantuan.

Baca Juga  Asik Bermain, Bocah 5 Tahun di Padang Meninggal Tertimpa Pagar Rumah

Tiga orang kemudian berupaya mencari jalur alternatif dengan naik ke atas bukit hingga mencapai ladang warga. Namun posisi mereka masih jauh dari akses jalan utama dan dalam kondisi hujan.

Perkiraan titik lokasi kejadian berada di koordinat 0°48’12.74″S -100°22’17.18″T, berjarak sekitar 5,10 kilometer garis lurus dari Kantor SAR Padang, atau sekitar 9,1 kilometer perjalanan darat dengan estimasi waktu tempuh 17 menit ke arah timur laut.

Meski relatif dekat dari pusat kota, kondisi medan berupa perbukitan, aliran sungai, serta hujan yang mengguyur kawasan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim evakuasi.

8 Remaja Terjebak Banjir Mendadak

Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel rescuer dari Kantor SAR Padang diberangkatkan pukul 17.10 WIB menuju lokasi kejadian.

Tim dilengkapi dengan satu unit rescue car, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi untuk mendukung operasi penyelamatan di medan sulit.

Baca Juga  Lisda Hendrajoni Desak Kementerian Haji dan Umrah Segera Rampungkan Struktur Organisasi

Cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan hujan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot.

Delapan orang yang dilaporkan terjebak masing-masing: Putra Ramadhan (16) Lubuk Minturun, Afdhal Zikri (17) Lubuk Minturun, Ibnu Habib (18) Lubuk Minturun, Zikri (data usia dan alamat dalam pendataan), Sandi (data dalam pendataan), Zhafrah (data dalam pendataan), Putra (16), Haykal (16), asal Pariaman

    Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi selamat saat komunikasi terakhir dilakukan, namun membutuhkan evakuasi segera mengingat kondisi cuaca dan potensi kenaikan debit air lanjutan.

    Peristiwa ini menjadi pengingat akan potensi bahaya banjir mendadak di kawasan air terjun dan hulu sungai, terutama saat cuaca hujan. Tim SAR mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di wilayah perairan terbuka.

    Operasi evakuasi masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. (*)