BeritaPeristiwa

Hujan Tak Menyurutkan Nyali, Tim SAR Padang Terjang Banjir dan Longsor di Agam, Akses Lumpuh Total

1
×

Hujan Tak Menyurutkan Nyali, Tim SAR Padang Terjang Banjir dan Longsor di Agam, Akses Lumpuh Total

Sebarkan artikel ini
Hujan
Hujan Tak Menyurutkan Nyali, Tim SAR Padang Terjang Banjir dan Longsor di Agam, Akses Lumpuh Total. ist

AGAM, HANTARAN.Co — Hujan yang mengguyur sejak siang tak hanya meninggalkan genangan, tetapi juga memicu banjir dan longsor di sejumlah titik di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (16/2/2026). Di tengah akses jalan yang lumpuh dan debit sungai yang melonjak drastis, tim dari Kantor SAR Padang bergerak cepat menerjang cuaca buruk demi memastikan keselamatan warga.

Laporan awal diterima pada pukul 16.55 WIB dari Abdul Gafur, Kabid BPBD setempat. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pemberangkatan enam personel Rescuer Pos SAR Agam pada pukul 17.11 WIB menuju lokasi kejadian.

Baca juga : 8 Remaja Terjebak Banjir Mendadak, Tim SAR Berpacu dengan Hujan

Berdasarkan data lapangan, hujan dengan intensitas yang sempat tinggi menyebabkan longsor kembali menutup ruas jalan provinsi di kawasan Lubuak Sao. Akses vital tersebut dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan.

Baca Juga  Ditetapkan Menang Pilkada 2024, HJ-RI Bakal Tancap Gas Bangun Infrastruktur di Pesisir Selatan

Sementara itu, debit air di sejumlah sungai bekas lokasi banjir bandang Batang Ranggeh, Tumayo, Balok, Muaro Pisang, dan Sungai Asam mengalami peningkatan signifikan. Akibatnya, air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.

Hujan Tak Menyurutkan Nyali, Tim SAR Padang

Di beberapa titik seperti Sawah Liek, Pasa Rabaa, dan Koto Gadang, genangan air dilaporkan mencapai sebetis orang dewasa, termasuk di badan jalan provinsi yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Hingga laporan ini diturunkan, data korban masih dalam proses pendataan.

Tim SAR diberangkatkan dari Pos SAR Agam menuju lokasi yang berjarak sekitar 24,88 kilometer dari Kantor SAR Padang, atau sekitar 29,5 kilometer melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh satu jam. Titik koordinat lokasi kejadian berada di 0°15’53.7″S dan 100°12’53.9″E.

Baca Juga  BREAKING NEWS! Wali Kota Solok Positif Covid-19

Dalam operasi ini, tim membawa berbagai peralatan utama dan pendukung, antara lain rescue car, motor trail, perahu LCR berikut mesin tempel, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi dan medis, perangkat komunikasi, hingga perlengkapan SAR air.

Laporan resmi telah disampaikan kepada Kepala Basarnas beserta jajaran pimpinan terkait untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan respons terpadu terhadap bencana yang melanda wilayah Kabupaten Agam ini.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta curah hujan yang belum sepenuhnya reda.

Perkembangan situasi akan diperbarui seiring laporan lanjutan dari tim di lapangan. (*)