Padang

600 Personel Gabungan Diturunkan Antisipasi Tawuran dan Balap Liar Selama Ramadan

1
×

600 Personel Gabungan Diturunkan Antisipasi Tawuran dan Balap Liar Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini
personel

Padang, hantaran.Co–Polresta Padang mengambil langkah taktis untuk menjamin kekhusyukan ibadah Ramadan 1447 H. Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan untuk memetakan dan mengawasi titik-titik rawan gangguan keamanan di seluruh wilayah Kota Padang.

Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan respons langsung terhadap evaluasi gangguan kamtibmas tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga : Infinix Note 60 Series Resmi Hadir, Gebrak Pasar Kelas Menengah dengan Layar 144Hz dan Fast Charging 90W

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan sering terjadi tawuran, balap liar, penggunaan knalpot bising, serta gangguan lainnya. Karena itu, hari ini kita lakukan pemetaan titik-titik rawan dan pergelaran personel untuk mengantisipasi kejadian tersebut,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga  Nekat Mencuri di Asrama TNI AD, Residivis di Padang Ini Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Personel Patroli Instensif di Pemukiman Warga

Selain pengawasan di jalan raya, pihaknya menginstruksikan patroli intensif di pemukiman warga, terutama saat pelaksanaan salat Tarawih dan Subuh berjamaah.

“Kami juga mengantisipasi potensi tindak pencurian saat masyarakat melaksanakan ibadah. Warga kami imbau untuk memastikan rumah dalam kondisi aman dan terkunci sebelum ditinggalkan,” tambahnya.

Kombes Pol Apri Wibowo juga menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk tidak hanya memantau dari jauh, melainkan turun langsung ke tengah masyarakat.

“Para Kapolsek harus turun langsung, berbaur dengan warga, dan memastikan seluruh personel memahami plotting serta lokasi tugas masing-masing agar pengamanan benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Baca Juga  100 Pelanggar Terjaring di Hari Pertama Operasi Zebra Singgalang 2020

Terkait tradisi Balimau, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan tegas mengenai risiko keselamatan di sungai akibat cuaca ekstrem.

“Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan banjir bandang, kami mengingatkan masyarakat agar tidak melaksanakan mandi-mandi di sungai demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Langkah taktis kepolisian ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Padang. Kepala Kesbangpol Kota Padang, Syahendri Barkah berharap dengan pengamanan terpadu ini, stabilitas keamanan di Kota Padang tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.