Ia menegaskan bahwa koordinasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mempercepat proses pemulihan, sehingga dampak bencana dapat segera tertangani secara menyeluruh.
Sumbar Normal, Aceh dan Sumut Masih Perlu Atensi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa secara umum roda pemerintahan dan layanan dasar di sebagian besar daerah sudah kembali berjalan, meski masih terdapat sejumlah kabupaten/kota yang memerlukan perhatian khusus.
“Ini adalah data variabel pemulihan. Kami membuat indikator pemulihan, yang pertama adalah pemerintahannya, apakah pemerintahan provinsi berjalan lancar, kabupaten/kota berjalan lancar atau tidak, sampai kecamatan, desa, kelurahan,” katanya dalam rapat evaluasi penanganan pascabencana Sumatera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Tito menjelaskan, data tersebut diperoleh melalui pengecekan langsung bersama para kepala daerah melalui rapat virtual serta laporan tim di lapangan. Di wilayah Sumbar, Tito memastikan pemerintahan dan pelayanan publik sudah berjalan normal.
“Dari hasil pengecekan kami dengan langsung para kepala daerah melalui Zoom Meeting dan tentunya tim di lapangan, untuk Sumbar pemerintahan semuanya lancar. Pelayanan publik kesehatan baik rumah sakit daerah maupun rumah sakit swasta di tiap-tiap kabupaten yang berdampak, puskesmas dan klinik alhamdulillah semuanya sudah beroperasional,” ujarnya.
Namun, ia mencatat masih ada sektor yang perlu perhatian, khususnya sarana pendidikan di Kabupaten Agam. “Kemudian untuk sarana pendidikan kami mencatat ada daerah yang memerlukan atensi yaitu Kabupaten Agam, khususnya TK, SD, SMA/SMK, madrasah, dan pondok pesantren,” ucapnya.





