Nasional

Sumbar Catatkan Nol Pengungsi 3 Bulan Pascabencana

1
×

Sumbar Catatkan Nol Pengungsi 3 Bulan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Sumbar

Dari sisi infrastruktur, jalan nasional dan provinsi sudah dapat dilalui, tetapi beberapa jalan kabupaten/kota dan jembatan di Padang Pariaman serta Kabupaten Agam masih perlu penanganan.

“Akses darat ini sangat penting sekali karena ini untuk mobilitas orang dan logistik. Jalan nasional semuanya sudah hijau artinya sudah bisa dilalui, jalan provinsi juga sudah bagus bisa dilalui. Tapi ada jalan kabupaten/kota khususnya di Padang Pariaman dan beberapa jembatan di Padang Pariaman dan Kabupaten Agam yang masih memerlukan atensi,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebut masih ada masjid yang rusak di Padang Pariaman. Untuk kebutuhan dasar masyarakat, seperti BBM, listrik, dan gas elpiji, kondisinya dinyatakan aman. “SPBU semuanya lancar di Sumbar, listrik semuanya lancar hidup. PDAM ada dua daerah di Tanah Datar dan Padang Pariaman yang memerlukan perbaikan karena jaringannya rusak,” katanya.

Baca Juga  Pemerintah Prioritaskan Ketahanan Energi Papua demi Stabilitas Ekonomi

Di sisi lain, Tito juga menyoroti kondisi di Tapanuli Tengah yang kembali terdampak banjir. “Mulai ada kantor kecamatan yang rusak, kemudian ada puskesmas yang belum beroperasi penuh, kemudian ada fasilitas pendidikan khususnya SD. Akses darat karena kemarin banjir lagi itu mulai jalan provinsi, kabupaten/kota, desa dan juga jembatan yang terdampak kembali,” katanya.

Gangguan juga terjadi pada listrik dan jaringan PDAM di sejumlah desa, serta jaringan internet akibat pemadaman listrik. “Di Tapanuli Tengah juga listriknya ada beberapa desa yang terdampak, PDAM juga jaringannya ada yang rusak. Jaringan internet terganggu karena listrik padam, tapi gas elpiji dan SPBU alhamdulillah lancar. Sungai di Tapanuli Tengah kemarin jebol lagi dan masih banyak sedimen dan perlu dibangun sabodam,” kata Tito.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Sebut Akurasi Data Kunci Kebijakan Efektif

Sementara di Tapanuli Utara, sejumlah fasilitas pendidikan seperti PAUD, SD, dan SMP masih terdampak meskipun sudah beroperasi. Beberapa jalan kabupaten/kota dan jembatan juga perlu perbaikan.