Padang, hantaran.Co–DPRD Kota Padang menegaskan pengawasan terhadap operasional kafe dan tempat hiburan malam (THM) selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas usaha tetap sejalan dengan ketentuan yang berlaku di daerah.
Seluruh pengusaha kafe dan THM di wilayah Kota Padang diminta mematuhi aturan operasional yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Kepatuhan tersebut dinilai penting demi menjaga ketertiban dan ketenangan masyarakat selama Ramadan.
Baca Juga : Masyarakat Agar Rutin Donor Darah, 200 Kantong Darah Dibutuhkan Setiap Hari
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan kepatuhan pelaku usaha menjadi kunci terciptanya suasana kondusif selama bulan suci. Menurutnya, peran pengusaha sangat menentukan terciptanya lingkungan yang nyaman bagi warga.
Ia menilai Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Karena itu, aktivitas usaha yang berpotensi mengganggu ketenangan perlu dibatasi sesuai regulasi yang berlaku. “Kita tentu berharap semua mematuhinya, sehingga Kota Padang di bulan Ramadan ini nyaman. Orang beribadah dengan tenang dan bisa fokus kembali ke tempat ibadah mereka,” ujar Muharlion, kepada media Selasa (17/2/2026).
Tindak Tegas Kafe dan THM yang Melanggar
Muharlion menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran operasional, instansi terkait harus segera mengambil langkah tegas. Pengusaha yang melanggar diminta segera dipanggil agar tidak terjadi pembiaran.“Kalau ada pelanggaran, harus segera dipanggil para pengusahanya. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.
Menurutnya, momentum Ramadan juga menjadi waktu refleksi bagi masyarakat, terlebih pascabencana yang melanda daerah ini. Ia menilai peristiwa tersebut seharusnya menjadi pengingat untuk memperbaiki tata kehidupan bersama.
Ia berharap kondisi pascabencana dapat dijadikan pelajaran kolektif untuk membangun kota yang lebih tertib dan tenteram. Nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dinilai perlu diperkuat. “Kita harus banyak merenung pascabencana. Ambil pelajaran agar kota ini semakin nyaman, tenteram dan tertib,” katanya.
Selain menyoroti operasional kafe dan THM, DPRD juga mendorong masyarakat memakmurkan masjid selama Ramadan. Partisipasi warga dinilai penting untuk menghidupkan suasana ibadah di lingkungan masing-masing.
Ia juga menekankan peran orang tua dalam mendampingi anak-anak ke masjid. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Muharlion berharap pelaksanaan Ramadan di Kota Padang berjalan aman, damai, dan tertib demi kenyamanan bersama.





