Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai pembangunan rusun subsidi ini menjadi jawaban atas persoalan keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan hunian di Kabupaten Bekasi yang merupakan kawasan industri padat penduduk.
“Rusun subsidi ini adalah solusi nyata untuk menjawab persoalan tersebut dan akan menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat. Jumlah penduduk di Bekasi sangat besar karena kawasan industri, sementara lahannya terbatas,” ujar Dedi.
Dedi juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat regulasi agar pertumbuhan industri sejalan dengan penyediaan hunian bagi pekerja.
“Dalam waktu dekat, saya akan menerbitkan Peraturan Gubernur yang mewajibkan setiap kawasan industri menyiapkan kawasan perumahan, termasuk rusun seperti ini,” tutur Dedi.
Dengan lokasi yang dinilai strategis dan berdekatan dengan kawasan industri, rusun subsidi Meikarta diproyeksikan memiliki pangsa pasar tinggi. Pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah membahas skema harga terbaik agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah dan pengembang swasta diharapkan menjadi model baru percepatan penyediaan hunian vertikal yang terjangkau, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah perkotaan Indonesia. (*)





