Berita

Satpol PP Tertibkan Balap Liar dan Petasan Saat Subuh di Batang Kapas, Empat Pelajar Dibina

2
×

Satpol PP Tertibkan Balap Liar dan Petasan Saat Subuh di Batang Kapas, Empat Pelajar Dibina

Sebarkan artikel ini
Satpol PP
Satpol PP Tertibkan Balap Liar dan Petasan Saat Subuh di Batang Kapas, Empat Pelajar Dibina. ist

PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co — Suasana khusyuk salat Subuh di bulan suci Ramadhan di Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, sempat terusik oleh aksi balap liar dan petasan yang dilakukan sekelompok pelajar, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.10 WIB.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pesisir Selatan bergerak cepat melakukan penertiban di lokasi. Petugas mendapati sejumlah muda-mudi yang diduga mengganggu ketertiban umum saat waktu ibadah berlangsung.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan knalpot brong milik seorang pelajar bernama Tio Alfarizi (16), warga Pasar Kuok, Kenagarian IV Koto Hilie. Kendaraan tersebut selanjutnya diserahkan ke Polsek Batang Kapas untuk proses lebih lanjut.

Baca juga : Dua Lansia Main Togel Ditangkap Polisi

Selain itu, petugas juga melakukan peneguran, pemeriksaan identitas, serta pendataan terhadap empat pelajar yang terjaring, yakni Tio Alfarizi (16), Mutiara Savira (15), Kasih (14), dan Faresa Alpasih (16). Tiga di antaranya diketahui beralamat di Kenagarian IV Koto Mudiek.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 61


Setelah didata, para pelajar tersebut dibawa ke Kantor Camat Batang Kapas untuk diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya. Pihak Satpol PP juga melakukan koordinasi dengan pemerintah nagari serta memanggil orang tua masing-masing untuk memastikan adanya pengawasan lanjutan.

Satpol PP Tertibkan Balap Liar

Pelaksana harian (Plh) Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman dan kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadhan.

“Kami tidak melarang anak-anak untuk berkumpul, tetapi jangan sampai kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum, apalagi pada waktu masyarakat melaksanakan ibadah. Balap liar dan petasan jelas membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar Agung.

Baca Juga  Donizar: Kasus TPPO di Pesisir Selatan Adalah Luka Sosial yang Harus Jadi Alarm Bersama

Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin, terutama pada waktu-waktu rawan seperti menjelang shalat tarawih dan usai sahur serta selepas subuh.

“Kami mengimbau peran aktif orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi anak-anaknya. Ramadhan adalah momentum pembinaan karakter, bukan justru diisi dengan kegiatan yang merugikan,” ucapnya lagi.

Agung memastikan, seluruh rangkaian kegiatan penertiban berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala di lapangan.

Penertiban ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang. (h/kis)