Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menekankan pentingnya pemantauan harga secara intensif di pasar.
“Kalau harga melonjak tapi stok cukup, tentu bisa diambil tindakan. Segera laporkan ke pusat agar bisa dilakukan suplai dari daerah lain atau melalui BUMN pangan, sehingga harga tidak bergejolak,” tuturnya.
Pemerintah menggulirkan Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan harga.
Ketua Umum Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), Don Muzakir, menilai stabilitas harga saat Ramadan merupakan hasil kerja nyata pemerintah.
“Stabilitas ini bukan kebetulan. Ini hasil kerja nyata pemerintah yang serius memastikan rakyat bisa menjalani ramadan tanpa tekanan lonjakan harga,” katanya.
Ia menyebut penyaluran beras SPHP dan operasi pasar murah efektif menjaga keseimbangan pasar.
“Distribusi lebih tertata, stok terjaga, dan pengawasan diperketat. Ketika semua elemen bergerak bersama, stabilitas pasar tercapai. Ini contoh nyata kebijakan pangan yang bekerja untuk rakyat,” ujar Don. (h/sfr)





