Berita

Ramadan, Satu Tahun Kepemimpinan, dan Fondasi Solok Kota Madani

1
×

Ramadan, Satu Tahun Kepemimpinan, dan Fondasi Solok Kota Madani

Sebarkan artikel ini
Ramadan
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyampaikan harapan setentang satu tahun kepemimpinannya bersama Wawako Suryadi Nurdal, pada momen buka bersama dengan Tim Safari Ramadhan Kota Solok 2026 di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok, Sabtu (21/2/2026). Ist

KOTA SOLOK, HANTARAN.Co — Senja turun perlahan di Balairung 99, Sabtu (21/2/2026). Cahaya lampu berpadu dengan warna langit yang mulai temaram. Di meja-meja panjang, hidangan berbuka tersaji sederhana. Namun yang terasa bukan sekadar aroma kolak dan gorengan, melainkan suasana kebersamaan.

Di tempat itu, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra dan Wakil Wali Kota Suryadi Nurdal duduk bersisian bersama Tim Safari Ramadan Kota Solok Tahun 2026. Buka puasa bersama itu bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan penanda satu tahun kepemimpinan keduanya sejak dilantik pada 20 Februari 2025.

“Ramadan 1447 Hijriah kali ini menjadi ruang refleksi. Satu tahun yang disebut Ramadhani sebagai “fondasi perubahan”.

Baca juga : MBG Ramadan Sajikan Menu Kering Tanpa UPF dengan Gizi Tetap Terjamin

Baca Juga  Pessel Dihantam Banjir, Hendrajoni Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Terdampak


Satu tahun bukanlah waktu yang panjang. Namun dengan komitmen, kerja nyata, dan keberpihakan kepada rakyat, satu tahun dapat menjadi fondasi perubahan,” ujarnya.

Safari Ramadan, bagi Pemerintah Kota Solok, bukan sekadar kunjungan simbolik dari masjid ke masjid. Ia dirancang sebagai jembatan aspirasi. Tim akan turun langsung ke berbagai kelurahan, menyerap suara warga, sekaligus memperkuat nilai religius dan sosial.

Suasana hangat berbuka puasa di bulan Ramadan ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan doa bersama. Doa yang bukan hanya memohon kelancaran agenda Safari Ramadhan, tetapi juga memohon kekuatan melanjutkan visi besar, Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani.

Baca Juga  Rem Blong, Truk di Sitinjau Ini Hantam 3 Mobil


Visi itu menegaskan arah pembangunan yang tak melulu soal fisik dan angka pertumbuhan, melainkan juga religiusitas, tata kelola yang bersih, serta kesejahteraan sosial.

Ramadan, Satu Tahun Kepemimpinan

Wako Ramadhani mengakui, tahun pertama kepemimpinannya tak berjalan di jalan datar. Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mempersempit ruang fiskal. Di saat bersamaan, beban tunda bayar Tahun Anggaran 2024 menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa dihindari. Dalam keterbatasan itulah konsolidasi dilakukan.

Optimalisasi pendapatan daerah digencarkan, belanja dikendalikan, akuntabilitas dan transparansi diperkuat. Reformasi birokrasi diarahkan untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif dan melayani. Langkah-langkah itu mungkin tak selalu tampak di permukaan. Namun di sanalah fondasi dibangun.