Sumbar

1 Tahun Mahyeldi-Vasko, Makin Kuat di Tengah Luka

1
×

1 Tahun Mahyeldi-Vasko, Makin Kuat di Tengah Luka

Sebarkan artikel ini
Mahyeldi

Sekalipun berulangkali dihantam badai, agenda pembangunan Sumbar tetap berjalan. Percepatan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik menjadi langkah strategis mengatasi titik rawan konektivitas utama Sumbar.  Proyek ini akan meningkatkan keselamatan, menekan biaya logistik, serta memperlancar arus komoditas dan investasi di Ranah Minang tercinta.

Kepastian lanjutan Jalan Tol Padang–Sicincin yang tersambung ke koridor Trans Sumatera menuju Padang Panjang, Bukittinggi, Pangkalan hingga Pekanbaru memperkuat integrasi Sumbar dalam jaringan logistik regional dan nasional.

Di sektor pertanian, rehabilitasi irigasi melalui Program Inpres Irigasi meningkatkan keandalan pasokan air dan produktivitas lahan. Di wilayah pesisir, revitalisasi kampung nelayan memperbaiki hunian, sanitasi, dan akses air bersih, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis perikanan dan wisata komunitas.

Baca Juga  Progres Tol Padang-Pekanbaru Seksi I, Sebanyak 43,2 Persen Lahan Belum Diganti Rugi

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) memperbaiki rumah tidak layak huni. Lanjutan PLTMH Patamuan dan Program Bantuan Pasang Baru Listrik memperluas akses energi hingga ke pelosok.Konektivitas diperkuat, produktivitas ditingkatkan, kualitas hidup ditopang sebuah pendekatan pembangunan terintegrasi.

Mahyeldi-Vasko Tidak Runtuh Oleh Krisis

Satu tahun ini telah membuktikan bahwa Sumbar tidak runtuh oleh krisis.  Kemiskinan masih terkendali, pengangguran stabil, distribusi pendapatan membaik. Namun kepemimpinan Mahyeldi–Vasko tidak berhenti pada pemulihan restoratif. Rekonstruksi diarahkan berbasis mitigasi risiko, terintegrasi dengan tata ruang dan perencanaan jangka panjang. Infrastruktur harus lebih kuat, lebih adaptif, dan lebih aman dari ancaman bencana.

Baca Juga  Hari Pahlawan di Kabupaten Solok, Dandim 0309: Kita Dalam Perjuangan

Di sektor ekonomi, hilirisasi pertanian, penguatan UMKM berbasis digital, serta percepatan konektivitas menjadi agenda transformasi agar pertumbuhan lebih tahan terhadap guncangan. Refleksi satu tahun kepemimpinan Mahyeldi -Vasko memperlihatkan satu pola jelas,  stabilitas dijaga, fondasi diperkuat, arah transformasi mulai ditata.

Mahyeldi menghadirkan ketenangan struktural. Vasko membawa energi dan jejaring nasional. Di tengah krisis berlapis, Sumatera Barat tetap berdiri. Kini, dengan fondasi sosial yang kokoh dan proyek strategis yang mulai bergerak, fase berikutnya adalah akselerasi, mendorong investasi, mempercepat transformasi ekonomi, dan memastikan Sumatera Barat tidak sekadar pulih, tetapi bangkit lebih kuat dan lebih tangguh.