“Persoalan sampah yang selama ini menjadi momok bagi kita, perlahan kita carikan solusi dengan melibatkan semua komponen masyarakat untuk bisa mengolah dan mengatasi persoalan ini,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan komitmen Pemko Payakumbuh dalam menanamkan nilai religius di tengah masyarakat melalui pemberian hibah untuk masjid, musala dan lembaga keagamaan. Tahun ini, Pemko mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.532.000.000 untuk hibah tersebut.
Khusus untuk Masjid Al Mukarramah, Pemko Payakumbuh menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta. “Semoga bantuan ini dapat membantu pembangunan masjid kita ini,” tuturnya.
Sementara itu, tausiyah Ramadan disampaikan oleh Syafrizal dengan tema “Memaknai Ramadan untuk Mendapatkan Keberkahan.” Ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.
“Ramadan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan bagi jiwa. Siapa yang mampu memaknainya dengan sungguh-sungguh, insyaAllah akan keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa dan penuh keberkahan,” tuturnya di hadapan jamaah.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Mukarramah. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Safari Ramadan tersebut, mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Payakumbuh yang religius dan berkemajuan.





