“Kami mendorong kebijakan yang mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang efektif. Namun, partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci utama,” ujarnya.
Dalam bidang keagamaan, ia menegaskan DPRD mendukung penuh penguatan nilai religius melalui kebijakan anggaran hibah. Tahun ini, Pemerintah Kota Payakumbuh mengalokasikan Rp1,532 miliar untuk hibah masjid dan mushalla, termasuk Rp150 juta untuk Masjid Baitussalam.
“DPRD menyetujui dan mengawal alokasi hibah ini sebagai bagian dari komitmen membangun kehidupan spiritual masyarakat,” katanya.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Masjid Agung sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan masjid yang representatif akan semakin memperkuat identitas religius Kota Payakumbuh.
Lebih lanjut, Wirman menegaskan DPRD berkomitmen mendukung visi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mewujudkan kota yang maju dan bermartabat melalui penguatan sektor pendidikan serta pengembangan sentra usaha kecil dan menengah (UKM) yang kompetitif.
“DPRD hadir untuk memastikan setiap kebijakan berpihak kepada masyarakat dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan Kota Payakumbuh,” pungkasnya.





