BeritaPeristiwa

Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Pasar Sore Simpang Lagan, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

2
×

Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Pasar Sore Simpang Lagan, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran
Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Pasar Sore Simpang Lagan, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar. ist

“Tidak ada korban jiwa. Saat kejadian ruko dalam keadaan kosong karena aktivitas pasar sudah selesai. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran, apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Kebakaran ini memporak-porandakan usaha para pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut. Tangis dan raut wajah sedih terlihat dari para korban yang hanya bisa menyaksikan puing-puing sisa kebakaran.

Pemerintah daerah turut menunjukkan kepedulian dengan turunnya Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, ke lokasi kejadian. Didampingi Camat Linggo Sari Baganti, Zul Irfan Harun, serta unsur Forkopimca setempat, mereka meninjau langsung kondisi terkini dan menyerahkan dukungan moril kepada para korban.

Baca Juga  Musorkab KONI Pessel Kembali Dilanjutkan, Digelar 1 November 2025

“Saya turut berduka cita atas musibah ini. Pemerintah daerah akan hadir untuk membantu meringankan beban para korban. Saat ini kami masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk langkah bantuan selanjutnya,” ucap Wabup di lokasi.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Tim Inafis Polres Pesisir Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak kepolisian menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga  Perkuat Armada Kebencanaan,Wali Kota Padang Panjang Terima Hibah Damkar dari Gubernur DKI

“Belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik atau faktor lain. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan,” ujar Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri.

Hingga siang ini, para korban bersama warga masih bertahan di lokasi untuk membersihkan puing-puing bangunan. Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat pertokoan dan pasar tradisional. (h/kis)