Ia memastikan, apabila anggaran pembangunan TPA belum tersedia dalam APBD berjalan, pemerintah daerah akan mengupayakan penganggarannya melalui perubahan anggaran.
Dukungan itu, kata Bupati, sejalan dengan Program Nagari Mangaji 2025–2030 yang berfokus pada penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan generasi Qur’ani di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Pembangunan TPA menjadi bagian penting dari kebijakan daerah dalam membentuk generasi Qur’ani,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Hendrajoni juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar serius menampung aspirasi masyarakat dan menjadikannya dasar dalam penyusunan program pembangunan. Ia menekankan bahwa kebijakan harus berbasis kebutuhan riil warga serta potensi nagari agar tepat sasaran.
Tak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengalokasikan anggaran pembangunan sebesar Rp27 miliar untuk Kecamatan Lengayang pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan antar-wilayah.
Ia juga memastikan bahwa setiap mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Pessel dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kompetensi, tanpa intervensi pihak mana pun, guna menjaga profesionalitas birokrasi.
Sebagai bentuk dukungan konkret, dalam kunjungan tersebut Bupati Hendrajoni menyerahkan bantuan Rp25 juta kepada pengurus Masjid Ibrahim. Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni juga turut memberikan bantuan Rp10 juta, sementara kepala organisasi perangkat daerah yang hadir menyumbang Rp8 juta.
Dengan demikian, total bantuan yang diterima Masjid Ibrahim pada malam itu mencapai Rp43 juta, sebuah suntikan semangat bagi jamaah untuk segera mewujudkan pembangunan TPA yang telah lama direncanakan. (h/kis)





