PASAMAN, HANTARAN.Co — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman, Nita Andriani, mendampingi Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe dalam kegiatan Operasi Pasar yang digelar di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Kamis (26/02/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Operasi pasar yang dipusatkan di Pasar Lama Lubuk Sikaping itu disambut antusias masyarakat. Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan sejumlah bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Baca juga : Kejari Pasaman Berikan Penyuluhan Hukum kepada 80 Kepala Sekolah, Perkuat Tata Kelola Pendidikan
Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengatakan operasi pasar merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Pemerintah berupaya memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Menurutnya, stabilitas harga menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kondisi ekonomi daerah tetap kondusif. Oleh karena itu, Pemkab Pasaman terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan instansi terkait, untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman, Parulian Dalimunthe, menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Ia berharap melalui operasi pasar, spekulasi harga dapat ditekan dan pedagang tetap menjual barang sesuai harga yang wajar.
Kepala BPS Pasaman Dampingi Bupati
Kepala BPS Pasaman, Nita Andriani, menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan harga sebagai bagian dari penghitungan inflasi daerah. Data yang dihimpun BPS menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS, kita dapat memetakan pergerakan harga secara akurat dan cepat mengambil langkah apabila terjadi gejolak,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sejumlah komoditas strategis yang dijual dalam operasi pasar tersebut antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan cabai. Harga yang ditawarkan relatif lebih rendah sehingga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Pasaman memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala apabila diperlukan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau sepanjang tahun 2026. (h/ekie)





