PADANG, HANTARAN.Co — Universitas Negeri Padang (UNP) mencatat capaian signifikan di awal 2026. Sebanyak 92 persen program studi (prodi) telah meraih akreditasi Unggul, sementara 35 persen tenaga pendidik (tendik) bergelar doktor (S3).
Capaian tersebut disampaikan Rektor UNP, Krismadinata, dalam sambutannya pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran pimpinan universitas, fakultas, program studi, civitas akademika, serta mitra kerja, Kamis (26/2/2026) di Auditorium UNP.
“Pada 2026 ini kita fokus pada program akreditasi. Karena itu kita terus mendorong semua tendik untuk melanjutkan studi, bahkan menyiapkan anggaran agar para tendik di UNP terus meningkatkan pendidikannya,” ujarnya
Baca juga : Pengadilan Tinggi Padang Batalkan Vonis PN Pasaman Barat, Terdakwa Narkotika HW Dinyatakan Bebas
Menurut rektor, peningkatan kualitas akademik menjadi prioritas utama guna memperkuat daya saing institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menegaskan, dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan status akreditasi prodi.
Selain menyampaikan capaian akademik, Krismadinata menilai kegiatan buka puasa bersama menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi antar unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mitra kerja.
UNP Perkuat Mutu Akademik
“Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan keluarga besar UNP. Dalam keseharian, kita disibukkan rutinitas tugas sehingga jarang memiliki kesempatan berkumpul,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di tujuh kampus UNP di luar Kota Padang sebagai upaya memperluas jangkauan silaturahmi sekaligus menyosialisasikan program-program universitas kepada masyarakat dan sekolah-sekolah.
Acara tersebut dihadiri ratusan civitas akademika, Ketua Majelis Wali Amanat, Sekretaris Universitas, para kepala bagian, serta pimpinan bank mitra UNP.
Tausiyah Ramadan disampaikan Ketua IKADI Sumbar, Urwatul Wusqa Dalam ceramahnya, ia mengajak hadirin untuk meningkatkan ketakwaan dan tidak ragu bersedekah.
“Orang yang bertakwa tidak takut bersedekah, karena yakin sedekah tidak akan mengurangi harta,” ujarnya, seraya mencontohkan kedermawanan sahabat Rasulullah, Usman bin Affan.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan salat Magrib berjemaah.(h/dft)





