Ia mengatakan YPJI bukan hanya merehabilitasi pecandu narkoba. Tapi juga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Salah satu program yang ingin ia capai bersama Wagub Vasko Ruseimy adalah mewujudkan zero pasung di Sumbar.
“Sudah banyak yang kami jemput dari berbagai kabupaten kota. Ada yang dirantai sudah belasan hingga puluhan tahun. Ada yang masih anak anak sudah dirantai. Jadi kalau bapak ibu ada tahu di lingkungan tempat tinggal orang dirantai, boleh hubungi YPJI. Dirantai itu bukan tindakan manusiawi , ODGJ harus diobati, bukan dirantai,” katanya lagi.
Saat safari ramadan tersebut, Evi Yandri menyerahkan bantuan untuk masjid senilai Rp50 juta dari pemerintahan provinsi Sumbar.
Selain itu dengan dana pribadi, Evi Yandri juga berbagi kado untuk jamaah. Ia memberikan kuis untuk anak-anak, yang bisa menjawab dengan benar mendapatkan hadiah. Ada yang mendapatkan mukena hingga tas sekolah.
Ia juga memberikan sembako untuk keluarga yang lengkap berada di masjid saat itu, yakni ada ayah, ibu dan anaknya.
“Ini tujuan saya agar anak-anak semangat datang ke masjid. Termasuk pula agar orangtua rajin ke masjid dengan membawa anak-anaknya. Mari kita ramaikan masjid di bulan Ramadan dan di bulan-bulan lainnya sepanjang tahun,” kata Evi.(/h/len)





