PASAMAN, HANTARAN.Co — Sebelum memimpin Safari Ramadan Khusus I ke Masjid Nurul Huda Kampung Marapak, Gg. Salareh Aia, Nagari Alahan Mati Hilia, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyempatkan diri meninjau salah satu jembatan di kawasan Salareh Aia. Jembatan tersebut dikabarkan akan diresmikan usai Idulfitri tahun ini.
Peninjauan itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dapat segera difungsikan. Welly menegaskan, meskipun kondisi anggaran daerah terbatas, pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Baca juga : Dua Pengedar Ganja Diringkus dalam Semalam, Kasatresnarkoba: Tak Ada Ruang bagi Pelaku Narkoba di Pessel
Selain meninjau infrastruktur, Bupati bersama rombongan juga menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada salah seorang warga Salareh Aia yang menjadi penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah warga.
Kebersamaan antara kepala daerah dan masyarakat tampak begitu hangat. Dalam kesempatan itu, Welly didampingi sejumlah kepala OPD, Kabag Kesra, Pimpinan BAZNAS Pasaman, serta Camat Simpang Alahan Mati. Mereka berbuka puasa bersama masyarakat setempat, termasuk niniak mamak, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda.
Safari Ramadan Khusus I, Bupati Welly Tinjau
Kegiatan Safari Ramadan diawali dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustad Masri. Kehadiran Bupati dan rombongan menarik perhatian jamaah dari masjid dan mushala lain di sekitar wilayah tersebut, sehingga suasana Masjid Nurul Huda malam itu tampak lebih ramai dari biasanya.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah tarawih, Welly memaparkan sejumlah program strategis pemerintah daerah yang tengah dan akan dijalankan. Ia menyampaikan bahwa visi “Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan” menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman, lanjutnya, telah meluncurkan 10 Program Unggulan (Progul) “Pasaman Bangkit” dalam RPJMD 2025–2029. Program tersebut mencakup pendidikan dan seragam gratis, layanan berobat gratis, bajak sawah gratis, pembangunan infrastruktur, penyediaan internet untuk wilayah 3T, serta berbagai program sosial lainnya yang dilaksanakan secara bertahap.
“Walau dengan anggaran yang sangat terbatas, pembangunan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus tetap kita utamakan,” ujar Welly di hadapan jamaah.
Usai pelaksanaan shalat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan “Pasaman Peduli” dari BAZNAS Pasaman kepada sejumlah warga lanjut usia di Salareh Aia. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati didampingi Pimpinan BAZNAS, Kabag Kesra, dan Camat Simpang Alahan Mati, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan di bulan suci Ramadan. (h/ekie)





