Hukum

Jalur Udara Sumbar Masih Target Empuk Bagi Bandar Narkoba, 6,4 Kg Sabu Disita

3
×

Jalur Udara Sumbar Masih Target Empuk Bagi Bandar Narkoba, 6,4 Kg Sabu Disita

Sebarkan artikel ini

Menurut mantan Wali Kota Padang itu, angka
pengungkapan yang muncul dalam kurun waktu
Januari–Februari saja sudah sangat mengejutkan,
apalagi jika dibiarkan terus berlanjut tanpa
keterlibatan semua unsur masyarakat.

Atas nama masyarakat adat dan ninik mamak,
LKAAM Sumbar menyampaikan apresiasi dan
terima kasih kepada jajaran Polda Sumbar yang
dinilai telah bekerja tanpa mengenal waktu dalam
memerangi narkoba.

“Atas nama masyarakat dan ninik mamak,
kami mengucapkan terima kasih kepada pihak
kepolisian yang bekerja siang malam di lapangan.
Lakukan terus menerus, meskipun akan masuk
bulan Ramadan. Karena kami yakin mereka yang
mengedarkan narkoba ini tidak akan berhenti,”
ujarnya.

Baca Juga  Polda Sumbar Siapkan Bhabinkamtibmas Sebagai Tracer Penyebaran Covid-19

Fauzi Bahar menegaskan, jaringan narkoba
merupakan kejahatan terorganisir yang tidak
akan berhenti hanya karena faktor waktu atau
situasi tertentu. “Mereka tidak akan pernah
berhenti. Barang ini semua sudah ada yang
punya,” katanya.

Namun, di tengah dukungan penuh terhadap
penegakan hukum, LKAAM juga
menyampaikan catatan penting terkait
penanganan pengguna narkoba, khususnya dari
kalangan anak kemenakan.

Menurut Fauzi Bahar, pendekatan restorative justice harus dikedepankan bagi pengguna, dengan mengutamakan rehabilitasi dibandingkan pemidanaan, agar keluarga dan masyarakat adat
diberi kesempatan menyelamatkan generasi muda.

Baca Juga  Kasat Lantas Jajaran Polda Sumbar Asah Kemampuan Menembak

“Bagi polisi, kalau ada anak kemenakan kami
tertangkap, hendaknya bisa direhabilitasi tanpa
ditangkap. Harapannya ada restorative justice,
sehingga keluarga diberikan kesempatan untuk
menyembuhkan anggota keluarganya yang
terjerat narkoba,” katanya.