Ekonomi

GPM Terbukti Jaga Inflasi Tetap Terkendali

0
×

GPM Terbukti Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Sebarkan artikel ini

Padang, hantaran.Co–Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) mendukung penuh Gerakan PanganMurah (GPM) yang kini digelar sampai ke seluruh kelurahan yang ada di Kota Padang. Terbukti, sebanyak 104 kelurahan yang ikut menyukseskan GPM, memastikan warga Pasang mendapatkan bahan pangan dengan harga murah.

Kepala Perwakilan BI Sumbar, Abdul Majid Ikram menyampaikan, bahwa GPM terbukti sangat berkontribusi dalam menjaga inflasi tetap terkendali. Hal itu tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi bulanan di Sumbar yang tercatat 0,30 persen pada Februari,sedangkan khusus Kota Padang sebesar 0,32 persen.

Baca Juga : 2 Bentor akan Kelilingi Kota Padang, Ada Apa?

“Sebelumnya, BI yang berkolaborasi dengan Bulog Sumbar dan Pemko Padang menggelar GPM dari pasar ke pasar. Namun mulai Maret langsung di gelar di kelurahan-kelurahan, sehingga lebih mampu mengendalikan inflasi sampai ke rumah rumah warga,” katanya,saat berada di GPM Kelurahan Kubu Marapalam,Kecamatan Padang Timur, Selasa (3/3/2026).

Ia mengatakan, tak hanya beras Bulog yang menjadi primadona masyarakat yang berebut membelinya, tapi juga ada minyak goreng, gula, dan juga telur yang ikut dijual dengan harga murah. Bahkan BI Sumbar juga memberikan hadiah bawang merah, bagi masyarakat yang paling cepat membeli selama persediaan masih ada.

Baca Juga  Ini Tiga Tantangan Pemulihan Ekonomi Global Kata Menkeu

“Untuk menjadi penambah semangat bagi semua kelurahan, BI akan memberikan hadiah bagi kelurahan dengan penjualan terbanyak, terutama dengan penjualan nontunai dengan memakai QRIS. Hasil akhirnya nanti akan direkap oleh Bulog Sumbar, untuk penentuan siapa yang berhak menang dalam pertandingan kali ini dan mendapatkan hadiah menarik,” terang Majid.

Sementara itu, BI Sumbar mendorong penggunaan QRIS untuk memudahkan masyarakat,agar tak repot-repot membawa uang tunai dan tak susah mencarikan uang pengembalian. Selain itu, juga akan terhindar dari ancaman penggunaan uang palsu.

GPM Akan Menyasar Daerah Lain

GPM nantinya juga akan menyasar kabupaten dan kota yang jadi tempat perhitungan inflasi lainnya. BI akan membujuk WaliKota Bukittinggi, Dharmasraya, dan Bupati Pasaman Barat agar juga menggelar GPM di tiap kelurahan.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumbar, Darma Wijaya yang juga hadir menyampaikan, bahwa Bulog siap dalam memenuhi setiap permintaan konsumen. Mulai dari beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang kompetitif. Selama dua hari di awal Maret, beras sudah terjual hampir 20 ton, minyak goreng sekitar 17 ribu liter,serta gula pasir mencapai4,3 ton.

Baca Juga  Pesisir Selatan Bakal Dirikan Pabrik Pengolahan Gambir

“Berapapun yang dibutuhkan oleh pemerintah untuk mencukupi kebutuhan warganya kami siap. Saya optimis kolaborasi lintas sektor akan membuat program ini berjalan semakin baik,” sebutnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyebut GPM yang difasilitasi Kantor perwakilan BI Sumbar dan Perum Bulog Sumbar,merupakan solusi konkret bagi masyarakat agar bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. Apalagi momentum Lebaran kerap memicu inflasi sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.

“GPM sangat membantu dalam menggerakkan perekonomian melalui penyediaan pangan murah. Selain menjaga harga tetap stabil, distribusi juga telah menjangkau 104kelurahan agar masyarakat mudah memperoleh kebutuhan, tanpa khawatir kekurangan stok. Lonjakan harga biasanya terjadi karena permintaan tinggi, namun pasokan terbatas. Melalui kerja sama ini, BI memfasilitasi ongkos transportasi distribusi yang bisa menekan biaya tambahan sehingga tidak membebani konsumen,” pungkasnya.